BPBD Bengkalis Terus Patroli di Bekas Lahan Terbakar untuk Memastikan Tak Lagi Ada Api Muncul
Ariestia July 24, 2026 09:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Meskipun kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kelurahan pematang Pudu kecamatan Mandau sudah padam total, Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkalis masih terus waspada. 

Petugas BPBD Bengkalis masih terus melakukan pemantauan di bekas lahan terbakar untuk memastikan  tidak ada api baru muncul kembali di sana.

Hal ini diakui Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Bengkalis Rony Afriadi kepada tribunnpekanbaru.com, Jumat (24/7) siang. Menurut dia, personil BPBD Bengkalis saat ini masih dalam keadaan siaga di sana.

"Sejauh ini laporan dari BPBD kecamatan Mandau masih aman lokasi bekas lahan terbakar. Namun kita tetap menginstruksikan merekan patroli berkala untuk memastikan kondisi ril di lapangan tidak muncul api lagi," tegasnya.

Lebih lanjut Rony mengatakan selain kecamatan Mandau, petugas di kecamatan lainnya juga saat ini sudah diminta untuk meningkatkan patroli. Terutama di wilayah rawan di beberapa kecamatan di Bengkalis

Rony mengatakan, kondisi cuaca yang tidak menentu dan sering panas ini berpotensi muncul titik api baru. Seperti laporan awal tadi pagi ada muncul titik panas di sekitar Kecamatan Bathin Solapan tepatnya sekitaran desa Petani.

Petugas BPBD Kecamatan setempat sudah diperintahkan untuk melakukan pengecekan titik panas yang muncul tersebut.

"Kita masih tunggu laporan dari BPBD Kecamatan yang memastikan titik panas yang terpantau apakah titik api atau tidaknya," terang Rony.

Lebih lanjut pihaknya mengimbau masyarakat juga tidak melakukan kegiatan pembakaran di sekitar lahan atau kebun masing masing. Karena cuaca sering panas dari hujan.

"Peran masyarakat penting untuk tidak melakukan kegiatan bakar sembarangan. Karena kondisi rawan, jika api pembakaran tidak dikontrol dengan baik bisa berpotensi menjadi kebakaran lahan," tambahnya

Rony mengatakan, untuk itu seluruh personil kecamatan untuk tetap wasapas. Selain melakukan pemantauan titik panas dan titik api juga memberikan edukasi kepada masyarakat dan peringatan untuk tidak melakukan pembakaran di lahan atau kebun mereka.

(Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.