Putri KW Akui Banyak Bikin Pukulan Tanggung Hingga Kandas di Perempat Final China Open 2026
Hasiolan Eko P Gultom July 24, 2026 10:38 PM

Putri KW Akui Banyak Pukulan Tanggung Hingga Kandas di Perempat Final China Open 2026

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani terhenti di babak delapan besar China Open 2026 setelah kalah dari wakil Jepang, Tomoka Miyazaki melalui drama rubber game, 21-16, 11-21 dan 9-21 di Changzhou, China, Jumat (24/7/2026).

Dalam laga tersebut, Putri KW sebenarnya sempat membuka pertandingan dengan baik usai merebut gim pertama 21-16.

Namun, Putri gagal mempertahankan performanya di gim kedua, ketiga hingga akhirnya menyerah dengan skor 21-16, 11-21, 9-21.

Baca juga: Victor Lai Lihat Celah Kelemahan Jonatan Christie di China Open 2026: Jojo Tersingkir

Usai pertandingan, Putri KW mengatakan tetap bersyukur karena dapat menyelesaikan laga tanpa mengalami cedera.

Meski demikian, ia mengaku tidak puas pada  penampilannya, terutama pada dua gim terakhir.

"Tetap bersyukur keluar dari lapangan dengan tidak ada cedera apa pun. Untuk hari ini saya rasa sangat tidak puas mainnya. Walaupun gim pertama menang, tapi gim kedua dan ketiga benar-benar tidak memuaskan," ujar Putri KW.

Menurutnya, pola permainan Tomoka Miyazaki tidak banyak berubah dibanding pertemuan-pertemuan sebelumnya.

Namun, kondisi lapangan, khususnya pengaruh arah angin, cukup memengaruhi jalannya pertandingan.

"Secara permainan sebenarnya Tomoka tidak banyak berubah, tapi faktor menang dan kalah angin cukup menentukan," ucap Putri.

"Di gim ketiga dari awal dia terus menekan dan saya tidak bisa keluar dari tekanan. Dia mungkin bisa tampil lebih lepas dan saya terus kesulitan dengan pukulan-pukulan yang terlalu panjang atau netting yang banyak tanggung," terangnya.

Meski gagal melangkah lebih jauh di China Open, Putri KW tetap mengambil banyak pelajaran dari rangkaian turnamen dalam dua pekan terakhir.

Ia menilai hasil yang diraih sebelumnya, termasuk kemenangan atas Wang Zhi Yi dan penampilan kompetitif saat hampir mengalahkan Akane Yamaguchi, menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri.

"Banyak pelajaran yang saya ambil dari dua minggu ini. Walau di sini kurang puas dengan penampilannya, tapi minggu lalu bisa mengalahkan Wang Zhi Yi dan hampir menang dari Akane cukup menumbuhkan kepercayaan diri yang lebih lagi," ungkapnya.

Ke depan, Putri bertekad meningkatkan konsistensi, terutama dalam menjaga fokus mental agar mampu tampil stabil sepanjang rangkaian turnamen.

"Saya harus belajar lagi menahan fokus pikirannya biar tetap prima tidak hanya dalam satu atau dua pertandingan, tidak hanya satu turnamen tapi di dua atau tiga turnamen beruntun," pungkas Putri KW.

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.