TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Olla Ramlan mencuri perhatian lewat keterlibatannya dalam serial terbaru berjudul Bunga di Tepi Jurang.
Dalam proyek web series tersebut, wanita berusia 46 tahun ini dipercaya melakoni karakter antagonis bernama Mami Angel, seorang muncikari lady companion (LC).
Tak hanya itu, Olla juga beradu akting hingga melakoni adegan dewasa bersama sang kekasih, Tristan Molina, di serial tersebut.
Baca juga: Tristan Molina Geleng Kepala Ditanya Kapan Nikah, Olla Ramlan Respons Santai: Dia Masih Muda
Menghadapi peran yang terbilang cukup berani dan rentan memancing respons negatif publik, mantan istri Aufar Hutapea ini mengaku sama sekali tak ambil pusing.
Pasalnya, Olla merasa sudah kebal dengan berbagai cemoohan netizen di media sosial.
"Enggak apa-apa, InsyaAllah enggak apa-apa. Udah biasa kalau dibully aku mah, jadi enggak apa-apa," kata Olla Ramlan saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2026).
Sebelumnya, jalinan asmara Olla Ramlan dan Tristan Molina memang kerap menuai cibiran lantaran perbedaan usia yang terbilang jauh.
Olla yang lahir pada 1980 terpaut jarak usia hingga 25 tahun dari Tristan yang merupakan kelahiran 2005.
Kerja sama pasangan kekasih ini pun terlihat makin mesra dalam cuplikan trailer, di mana terdapat adegan Olla memeluk serta mencium Tristan.
Di balik layar, Olla membagikan cerita unik terkait proses syutingnya. Ia berseloroh mengenai godaan dari rekan sesama aktris, Erika Carlina.
"Tadi katanya aku enggak perlu akting kata Erika. Tapi aku seneng banget bisa bergabung di sini," ungkapnya.
Mengenai penilaian penonton, Olla justru menganggap berbagai hujatan kelak sebagai indikator keberhasilannya dalam menghidupkan karakter antagonis Mami Angel.
Ia bahkan memiliki firasat kuat bahwa serial ini bakal disambut hangat oleh penikmat film Tanah Air.
"Menurut insting Mami Angel ini bakal sukses banget," jelas Olla.
Sebagai informasi, serial Bunga di Tepi Jurang dijadwalkan tayang perdana pada 31 Juli 2026 di platform iQIYI dan MAXStream.
Serial ini mengisahkan perjuangan Andini, seorang gadis desa yang merantau ke Jakarta demi membaikkan nasib, namun harus berhadapan dengan kejamnya kehidupan ibu kota, pengkhianatan, hingga berjuang bangkit di industri busana.
(Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)