TRIBUNJAKARTA.COM - Sebuah buku pendamping psikososial bagi anak-anak pejuang kanker resmi diluncurkan bertepatan dengan Hari Anak Nasional 2026.
Peluncuran buku ini digelar di Studio tvOne, The Convergence Indonesia, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Buku berjudul Anak Jagoan dan Pasukan Kemo Rangers tersebut diinisiasi melalui gerakan sosial Mulai Dari Kita.
Melalui cerita dengan tokoh imajinatif, buku tersebut diharapkan membantu anak lebih siap menjalani proses pengobatan.
Cerita di dalamnya dirancang membantu anak memahami proses pengobatan kanker menggunakan bahasa yang sederhana.
Selain itu, bahanya pun dekat dengan dunia anak, serta dikemas melalui tokoh-tokoh imajinatif.
Buku itu digagas oleh Aninditha Anestya Bakrie atau Ditha Bakrie dan ditulis oleh Ilham Fahmi dengan pendampingan psikolog anak.
"Semoga setiap halaman pada buku ini dapat menghadirkan senyum, menumbuhkan keberanian, dan menjadi penyemangat bagi anak-anak serta keluarga yang mendampingi mereka," ujar Ditha Bakrie, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/7/2026).
Aninditha berharap kehadiran buku tersebut tak hanya menjadi teman bagi anak-anak pejuang kanker selama menjalani pengobatan, tapi juga mampu menumbuhkan semangat dan harapan baru bagi mereka beserta keluarga.
"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya buku ini," tuturnya.
Sementara itu, Ilham Fahmi menjelaskan cerita dipilih sebagai media penyampaian agar anak-anak dapat memahami penyakit yang mereka hadapi tanpa kehilangan dunia bermain dan imajinasi.
Psikolog anak Gisella Tani Pratiwi mengatakan cerita memiliki peran penting dalam membantu anak menghadapi proses pengobatan yang panjang.
"Anak-anak memahami dunia melalui cerita. Ketika mereka dapat memahami apa yang sedang terjadi di dalam tubuhnya dengan cara yang aman dan sesuai dengan tahap perkembangannya, rasa takut akan berkurang dan mereka akan merasa memiliki kendali atas proses yang dijalani," ungkapnya.
"Dukungan psikososial seperti ini merupakan bagian penting dari proses penyembuhan secara menyeluruh," jelasnya.
Melalui karakter Anak Jagoan, Super Sel, Pasukan Kemo Rangers, hingga Kangkoro, buku tersebut mengajak anak mengenali proses yang terjadi di dalam tubuh mereka tanpa menimbulkan rasa takut.
Pendekatan metafora dipilih agar pengobatan dapat dipahami sebagai sebuah perjalanan yang penuh semangat, bukan pengalaman yang menegangkan.
Selain membantu anak memahami terapi yang dijalani, buku ini juga dirancang untuk mendukung kondisi psikologis mereka, mulai dari mengenali emosi, mengurangi kecemasan terhadap tindakan medis, menghindari rasa menyalahkan diri sendiri, hingga membangun rasa percaya diri selama menjalani pengobatan.
Tak hanya menjadi media pendamping psikososial, buku Anak Jagoan dan Pasukan Kemo Rangers juga membawa misi sosial.
Seluruh keuntungan dari penjualan buku melalui program pre-order akan didonasikan untuk membantu anak-anak pejuang kanker.
Baca juga: Insiden Alphard di Bundaran HI, Koalisi Pejalan Kaki: Tragedi Tugu Tani Jangan Terulang
Baca juga: Pria 47 Tahun Tewas Tertemper Kereta di Cakung, Masinis Sempat Lapor ke Petugas Stasiun
Baca juga: Diduga Korsleting, 2 Gudang Penyimpanan Pompa dan Genset di Pergudangan Central Cakung Terbakar