TRIBUNMANADO.CO.ID - Jumlah penduduk Kota Manado saat ini tercatat sebanyak 463.564 jiwa. Terdiri 232.036 laki-laki dan 231.528 perempuan.
Sebanyak 67.758 jiwa di antaranya tergolong usia lanjut (lansia). Terdiri 31.125 laki-laki dan 36.633 perempuan.
Data tersebut dikutip dari situs BPS Manado yang diperbarui Maret 2026 dan dilihat Jumat 24 Juli 2027.
Di Indonesia, seseorang secara resmi dikategorikan lansia pada usia 60 tahun ke atas.
Hal ini sesuai UU Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia dan pedoman dari Kementerian Kesehatan RI. Batasan 60 tahun ke atas ini juga sejalan dengan ketetapan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Jika dipersentasekan, jumlah lansia di Kota Manado telah menembus 14,62 persen dari total penduduk kota ini.
Dengan angka 14,62 % , Manado bukan lagi sekadar bersiap-siap, melainkan sudah resmi menjadi kota dengan struktur penduduk menua.
Menurut standar PBB, sebuah wilayah dikatakan telah memasuki fase masyarakat menua jika proporsi penduduk usia 60 tahun ke atas telah melampaui 10?n menjadi Aged Society jika melewati 14 % .
Arti lainnya, kualitas dan akses layanan kesehatan di Kota Manado semakin membaik.
Tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat meningkat.
Keberhasilan program-program preventif kesehatan yang membuat masyarakat Manado memiliki usia harapan hidup yang lebih panjang.
Meskipun saat ini Manado masih menikmati bonus demografi karena usia produktifnya tinggi, pertumbuhan lansia yang cepat ini mulai memberikan tekanan baru.
Setiap individu usia produktif kini memiliki beban ganda secara makro: menanggung generasi anak-anak sekaligus menanggung generasi lansia yang sudah tidak bekerja.
Jika tidak diantisipasi, hal ini bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi per kapita kota.
Pemerintah Kota Manado kini dituntut menyediakan fasilitas ruang publik yang aksesibel dan ramah lansia.
Peningkatan kapasitas posyandu lansia dan penyediaan dokter spesialis geriatri di puskesmas serta rumah sakit daerah.
Program jaminan sosial atau bantuan perlindungan bagi lansia telantar juga perlu menjadi perhatian.
Dari sisi bisnis dan ekonomi lokal, struktur demografi ini membuka pasar baru yang disebut silver economy (ekonomi perak).
Sektor jasa perawatan (home care), suplemen kesehatan, pariwisata ramah lansia, hingga produk-produk konsumsi khusus usia senja akan mengalami peningkatan permintaan di Kota Manado.
Berikut rincian Jumlah Penduduk Lansia Kota Manado menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin (Jiwa) berdasarkan data BPS Manado yang diperbarui Maret 2026:
Usia: 60-64 tahun
- Laki-laki: 11.253 jiwa
- Perempuan: 12.477 jiwa
- Total: 23.730 jiwa
Usia: 65-69 tahun
- Laki-laki: 8.712 jiwa
- Perempuan: 9.702 jiwa
- Total: 18.414 jiwa
Usia: 70-74 tahun
- Laki-laki: 5.720 jiwa
- Perempuan: 6.795 jiwa
- Total: 12.515 jiwa
Usia: 75+ tahun
- Laki-laki: 5.440 jiwa
- Perempuan: 7.659 jiwa
- Total: 13.099 jiwa
Angka lansia 14,62 % di Manado adalah alarm bagi pembuat kebijakan.
Manado harus segera bertransisi menjadi kota yang inklusif.
Memastikan bahwa meskipun populasinya menua, para lansia di Manado tetap bisa hidup sehat, mandiri, dan bermartabat, bukan menjadi beban sosial yang rentan.