TRIBUNGORONTALO.COM-- Suasana hangat mewarnai rangkaian pembukaan Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) II Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Provinsi Gorontalo di Objek Wisata Pantai Bolihutuo, Kabupaten Boalemo, Jumat (24/7/2026) sore hari.
Bukan hanya kemeriahan defile peserta dan penampilan olahraga masyarakat yang menjadi perhatian. Namun antusiasme peserta terhadap Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail juga mencuri perhatian.
Amatan TribunGorontalo.com, setelah menuntaskan seluruh rangkaian acara pembukaan dan hendak meninggalkan lokasi, Gusnar Ismail mendadak dikerubungi puluhan peserta, yang mayoritas merupakan kaum ibu mengenakan seragam Kormi berwarna biru.
Merekea berbondong-bondong mendekati Gubernur untuk berjabat tangan, menyampaikan salam, hingga mengajak berswafoto menggunakan telepon genggam masing-masing.
Beberapa peserta bahkan tampak saling bergantian mengatur posisi agar seluruh rombongan dapat masuk dalam satu bingkai foto bersama orang nomor satu di Provinsi Gorontalo tersebut.
Suasana di sekitar area tamu undangan pun berubah menjadi lebih ramai.
Langkah Gusnar menuju kendaraan dinas beberapa kali terhenti karena harus melayani permintaan foto dari peserta yang terus berdatangan. Bahkan berswa foto harus memakan waktu hampir sejam.
Meski demikian, Gusnar tetap melayani satu per satu permintaan masyarakat. Dengan senyum, ia terlihat beberapa kali berpindah posisi mengikuti kelompok peserta yang ingin mengabadikan momen bersama.
Tak hanya ibu-ibu, sejumlah anak yang ikut menghadiri kegiatan juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berfoto bersama Gubernur.
Beberapa pengurus Kormi dari kabupaten dan kota pun ikut mengabadikan momen kebersamaan itu sebagai kenang-kenangan usai pembukaan Forprov II.
Kehangatan interaksi tersebut menjadi penutup pembukaan Forprov II yang berlangsung sejak sore hingga malam hari di kawasan wisata Pantai Bolihutuo.
Sebelumnya, Gubernur Gusnar Ismail membuka Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) II Kormi Provinsi Gorontalo yang diikuti sebanyak 1.723 pegiat olahraga masyarakat dari lima kabupaten dan kota.
Gusnar mengatakan Forprov bukan sekadar ajang perlombaan olahraga masyarakat, tetapi menjadi momentum membangun kebersamaan antarwarga sekaligus memperkuat organisasi Kormi di Gorontalo.
Menurutnya, kegiatan olahraga masyarakat memiliki nilai lebih karena mampu menghadirkan ruang berkumpul bagi masyarakat tanpa meninggalkan aktivitas ekonomi.
Ia bahkan menilai setiap kegiatan di bawah naungan Kormi seharusnya selalu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas.
"Kegiatan olahraga di bawah naungan Kormi harus melibatkan sebagian besar masyarakat yang juga beraktivitas sebagai pelaku ekonomi," ujar Gusnar.
Lanjut politis senior itu bahwa Forprov yang digelar di kawasan Pantai Bolihutuo menjadi contoh bagaimana olahraga masyarakat dapat dipadukan dengan sektor pariwisata.
Menurutnya, ketika masyarakat datang mengikuti maupun menyaksikan pertandingan, para pelaku UMKM juga memperoleh kesempatan menjajakan dagangannya sehingga roda perekonomian ikut bergerak.
"Acara Forprov itu tidak perlu anggaran besar-besar, pasti ramai. Karena ada olahraga yang menggembirakan, kemudian ada camilan, ada UMKM yang ikut meramaikan," katanya.
Gusnar mengaku sengaja menghadiri pembukaan Forprov pada sore hari karena menilai suasana pantai akan lebih hidup menjelang matahari terbenam.
Ia menyebut waktu tersebut menjadi momen terbaik untuk menikmati keindahan Pantai Bolihutuo sekaligus menyaksikan kemeriahan olahraga masyarakat.
"Memang dirancang seperti itu. Suasananya lebih terasa kalau sore hari di pantai," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Gusnar juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Boalemo yang telah mendukung pelaksanaan Forprov II hingga berlangsung di salah satu destinasi wisata unggulan Gorontalo.
Menurutnya, kolaborasi pemerintah daerah dengan Kormi menjadi modal penting dalam mengembangkan olahraga masyarakat di Provinsi Gorontalo.
Ia berharap Forprov tidak hanya menjadi agenda dua tahunan, tetapi mampu melahirkan semakin banyak komunitas olahraga masyarakat di berbagai daerah.
Selain itu, Gusnar meminta Kormi terus mengembangkan olahraga tradisional agar tetap lestari dan semakin diminati generasi muda.
"Kegiatan olahraga tradisional juga harus terus kita kembangkan. Mudah-mudahan organisasi Kormi semakin solid dan olahraga masyarakat di Gorontalo semakin berkembang," tuturnya.
Pembukaan Forprov II sendiri dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Boalemo, pengurus Kormi Provinsi Gorontalo, pengurus Kormi kabupaten dan kota, serta ribuan pegiat olahraga masyarakat.
Momen keakraban antara Gubernur dan para peserta usai acara menjadi salah satu pemandangan yang paling menarik perhatian hingga berakhirnya rangkaian pembukaan Forprov II di Pantai Bolihutuo.(*/Jefri)