Jalan Radikal Casio Menguasai Pasar Jam Dunia
Idris Rusadi Putra July 25, 2026 09:30 AM

Liputan6.com, Jakarta - Pasar jam tangan dunia dulunya terbagi menjadi dua kutub, yakni jam mekanis Swiss yang mewah tetapi sensitif, serta jam murah yang tidak tahan lama. Namun, Casio Computer Co., Ltd. berhasil memotong jalur tengah tersebut dengan cara yang sangat disruptif.

Raksasa teknologi asal Tokyo, Jepang ini tidak sekadar menciptakan alat penghitung waktu, melainkan mendefinisikan ulang esensi fisik dari jam tangan itu sendiri. Melalui komitmen radikal terhadap efisiensi elektronik, ketahanan struktur yang ekstrem, serta pengelolaan portofolio bisnis berkelanjutan, Casio sukses mengubah jam tangan dari sebuah aksesori ringkih menjadi instrumen harian yang tidak bisa dihancurkan dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat.

Dilansir dari Time+Tide Watches, Sabtu (25/7/2026), lompatan besar Casio ke industri horologi berakar dari kompetensi dasar mereka di bidang elektronik digital dan kalkulator. Casio memanfaatkan keahlian kalkulasi sirkuit elektronik mereka untuk meluncurkan Casiotron pada tahun 1974.

Di era ketika pasar jam tangan masih didominasi oleh jarum mekanis atau analog, Casiotron muncul sebagai disrupsi total dengan menampilkan layar digital komputerisasi yang tidak hanya menunjukkan jam, menit, dan detik secara akurat, tetapi juga dilengkapi dengan kalender otomatis elektronik pertama di dunia yang dapat menyesuaikan jumlah hari dalam sebulan secara mandiri.

Langkah revolusioner ini memicu pergeseran paradigma global bahwa jam tangan bukan lagi sekadar susunan roda gigi mekanis, melainkan perangkat komputasi pergelangan tangan yang cerdas.

Mengutip WatchTime, proyek G-Shock muncul pertama kali pada tahun 1983, hasil inisiasi Kikuo Ibe. Proyek ini dipicu oleh kegelisahan atas pakem universal saat itu bahwa jam tangan adalah benda berharga yang sangat ringkih dan mudah pecah jika terjatuh. Ibe dan timnya melewati ratusan prototipe yang sengaja dijatuhkan dari jendela lantai tiga gedung Casio hingga akhirnya menemukan struktur pelindung berongga (hollow structure) yang terinspirasi dari bola karet.

Konsep struktur inovatif ini sukses melahirkan G-Shock DW-5000C pertama, sebuah jam tangan bongsor dibalut resin tebal yang secara radikal membalikkan standar estetika industri, bahwa jam tangan tidak lagi harus tampil tipis dan elegan, melainkan tebal, tangguh, dan tahan terhadap benturan ekstrem.

Integrasi Keuangan, Keberlanjutan, dan Kekuatan Rentang Pasar

Casio Rilis Jam Tangan Baru Sekecil Cincin, G-SHOCK DWN-5600 Tetap Tahan Guncangan & Air 200 Meter. [dok/casio].
Casio Rilis Jam Tangan Baru Sekecil Cincin, G-SHOCK DWN-5600 Tetap Tahan Guncangan & Air 200 Meter. [dok/casio].

Dikutip dari Casio Integrated Report 2025, keberlanjutan Casio sebagai pemimpin pasar global ditopang oleh strategi diversifikasi produk yang kokoh serta manajemen modal yang adaptif terhadap perubahan iklim ekonomi makro.

Casio berhasil menjaga stabilitas profitabilitasnya dengan membagi lini bisnis jam tangan ke dalam klaster yang sangat spesifik dan terukur. Di satu sisi, Casio terus mengoptimalkan efisiensi produksi massal untuk model-model legendaris yang terjangkau namun memiliki volume penjualan masif di seluruh dunia.

Di sisi lain, mereka secara agresif berekspansi ke segmen premium melalui penggunaan material metalurgi canggih pada seri G-Shock MR-G dan MT-G untuk menyasar para kolektor jam tangan mewah.

Casio Integrated Report 2025 juga menyoroti komitmen korporasi dalam mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan ke dalam rantai pasok manufaktur mereka. Casio secara bertahap mengganti material resin konvensional dengan plastik berbasis biomassa (biomass plastics) pada casing dan strap jam tangan mereka, serta memperluas implementasi pengisian daya bertenaga surya (Tough Solar) untuk meminimalkan limbah baterai sekali pakai.

Strategi ini membuktikan, bahwa bagi Casio inovasi jangka panjang tidak hanya berfokus pada ketangguhan fisik produk di tangan konsumen, melainkan juga pada tanggung jawab tata kelola lingkungan yang berkelanjutan secara global.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.