Unggahan Satpam Victor Harefa Setelah Viral Sujud ke Pengemudi Alphard, Ungkap Nasib Pekerjaannya
Galuh Palupi July 25, 2026 09:44 AM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Satpam Vicol Harefa mengungkap kondisi terkininya setelah video dirinya viral karena sujud dan meminta maaf kepada pengemudi mobil Alphard. 

Melalui unggahan di Instagram pada Jumat (24/7/2026), Vicol memastikan dirinya masih bekerja seperti biasa dan membantah informasi yang menyebut ia telah kehilangan pekerjaan.

Vicol mengunggah foto saat tengah menjalankan aktivitas pekerjaan. Dalam unggahan tersebut, ia terlihat mengenakan seragam satpam warna kuning lengkap dengan helm pelindung kepala.

Vicol terekam sedang memberi pengarahan kepada dua temannya yang lain.

Melalui unggahan ini juga, ia juga meminta masyarakat tidak mempercayai informasi yang menyebut dirinya telah dipecat.

"Selamat pagi !!! Saya masih beraktivitas dan bekerja seperti biasanya di area kerja yang berada di bundaran HI.

Baca juga: Disuruh Sujud hingga Diisukan Dipecat, Satpam Bundaran HI: Saya Masih Bekerja, Masih Semangat!

Dan menginformasikan ke teman-teman lainnya, jangan percaya kepada orang-orang yang menyampaikan Bahwa saya sudah dipecat.

Saya masih bekerja, masih semangat !!" tulisnya di Instagram dikutip pada Sabtu (25/7/2026).

Kronologi Vicol Sujud ke Pengemudi Alphard

Vicol sebelumnya terlibat cekcok dengan pengemudi Alphard di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. 

Saat kejadian, Vicol disebut berhadapan dengan tiga orang yang berada di dalam kendaraan tersebut.

Ketiga orang itu disebut mengaku sebagai aparat kepada Vicol. 

Perselisihan bermula ketika Vicol menegur pengemudi Alphard yang dianggap menerobos lampu merah dan melintas di area penyeberangan.

Ketika itu, Vicol diketahui sedang membantu pejalan kaki menyeberang jalan. 

Teguran tersebut kemudian berujung pada perselisihan antara Vicol dan pihak pengemudi Alphard.

Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengatakan kedua pihak telah menyelesaikan persoalan tersebut melalui mediasi. 

Dalam pertemuan yang berlangsung di pos polisi, Vicol dan pengemudi Alphard sepakat berdamai dan mengakhiri perselisihan secara kekeluargaan.

Baca juga: Perlawanan Vicol Harefa Satpam Sujud ke Pengemudi Alphard, Kini Punya Kuasa Hukum, Tak Bakal Dipecat

PRAMONO ANUNG - Pramono mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dan menjatuhkan sanksi tegas kepada pengemudi Alphard.
PRAMONO ANUNG - Pramono mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dan menjatuhkan sanksi tegas kepada pengemudi Alphard. (Instagram @kabarjakpus24)

"Terkait hasil mediasi, kedua belah pihak sepakat saling memaafkan. Namun apabila ada pihak yang masih merasa keberatan atau belum puas, kami persilakan membuat laporan dan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur," ujar Braiel.

Meski persoalan antara kedua pihak telah diselesaikan secara damai, proses penyelidikan terkait dugaan pelanggaran lalu lintas tetap dilakukan oleh kepolisian.

Penanganan kasus tersebut berada di bawah Subdirektorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. 

Polisi turut mendalami dugaan penggunaan pelat nomor kendaraan yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Dari penelusuran sementara dan rekaman CCTV, Toyota Alphard tersebut diduga melintasi zebra cross ketika lampu lalu lintas masih berwarna merah.

Pada saat yang sama, seorang pejalan kaki berinisial F yang hendak menyeberang disebut menepuk bagian bodi kendaraan sebagai bentuk teguran. 

Peristiwa itu kemudian berkembang menjadi adu mulut yang videonya tersebar luas di media sosial.

AKBP Braiel mengatakan pihaknya sampai saat ini belum menemukan bukti yang menunjukkan adanya tindak kekerasan seperti yang disebutkan dalam sejumlah narasi yang beredar di media sosial.

Polisi juga masih melakukan pendalaman terhadap informasi mengenai dugaan intimidasi yang dialami pejalan kaki.

"Sejauh ini belum ada bukti adanya pemukulan maupun kekerasan. Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau memiliki bukti lain, kami persilakan membuat laporan agar dapat kami proses sesuai ketentuan yang berlaku," kata Braiel.

SATPAM SUJUD - Nasib satpam yang dipaksa sujud minta maaf gara-gara menegur pengemudi Alphard yang menerobos lampu merah penyeberangan di Bundaran HI.
SATPAM SUJUD - Nasib satpam yang dipaksa sujud minta maaf gara-gara menegur pengemudi Alphard yang menerobos lampu merah penyeberangan di Bundaran HI. (Kolase Tribun Bogor/Istimewa)

Di sisi lain, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memastikan Vicol Harefa tidak kehilangan pekerjaannya akibat insiden tersebut.

Baca juga: Sosok Vicol Hareva, Satpam Sujud ke Pengemudi Alphard, Berawal Menegur Gegara Terobos Lampu Merah

"Sudah, sudah dijawab, sudah selesai permasalahannya itu. Mudah-mudahan bisa ditemukan miskomunikasinya ada di mana," kata Rano Karno di Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026).

Rano juga membantah kabar yang menyebut Vicol telah diberhentikan dari pekerjaannya sebagai satpam.

"Enggak, saya jamin tidak (dipecat)," tegasnya.

Kepastian mengenai status pekerjaan Vicol itu kemudian diperkuat melalui unggahannya sendiri di Instagram. 

Ia memperlihatkan dirinya masih menjalankan aktivitas pekerjaan seperti biasa di kawasan Bundaran HI dan menegaskan bahwa kabar mengenai dirinya yang dipecat tidak benar. (Tribun Style/Tribun Bogor/Sanjaya Ardhi)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.