Dua Rumah Ludes Terbakar di Bungur Tapin, Satu Warga Alami Luka Bakar 
Hari Widodo July 25, 2026 10:50 AM

Kebakaran hebat menggegerkan warga di Jalan A Yani RT 02 RW 01, Desa Banua Padang, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 01.30 Wita.

Peristiwa itu menghanguskan dua unit rumah hingga mengalami kerusakan 100 persen. 

Selain itu, empat unit sepeda motor juga ikut terbakar. Kerugian akibat musibah tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 300 juta.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Tapin, dua kepala keluarga terdampak dalam peristiwa tersebut, yakni Abdussalam (1 KK/1 jiwa) dan Syaiful Anwar (1 KK/2 jiwa).

Satu korban mengalami luka bakar, yakni Syaiful Anwar. Korban mengalami luka melepuh pada kedua telapak tangan dan telah mendapatkan perawatan medis di RSUD Datu Sanggul Rantau.

Kepala Desa Banua Padang, Taufik, membenarkan dua rumah warga mengalami rusak berat akibat kebakaran tersebut.

"Korban luka bakar atas nama Syaiful Anwar sudah dirawat di RSUD Datu Sanggul Rantau," ujarnya saat dikonfirmasi.

Taufik mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, api pertama kali terlihat muncul dari rumah milik Abdussalam yang saat kejadian dalam keadaan kosong karena ditinggal bekerja di lokasi pertambangan.

Api kemudian dengan cepat membesar dan merembet ke rumah di sampingnya yang dihuni Syaiful Anwar bersama seorang anggota keluarganya.

Ia menduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Dugaan itu muncul karena sebelum kejadian kawasan tersebut sempat mengalami jadwal pemadaman listrik ULP PLN setempat hingga sekitar pukul 00.30 Wita.

"Setelah listrik menyala kembali, tidak lama kemudian muncul api kecil yang diduga berasal dari korsleting listrik. Namun penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian," katanya.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Tapin menyebut penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang.

Dalam penanganan kejadian, Tim TRC, Satgas dan Operator Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Tapin bersama personel TNI, Polri, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (KAR), Relawan BAPARA Tapin serta Balakar Tapin melakukan pemadaman menggunakan mobil tangki air sekaligus pendataan terhadap korban terdampak.

Pascakebakaran, para korban sementara mengungsi di rumah kerabat mereka di Kelurahan Kupang.

Taufik menambahkan, pihak pemerintah desa juga tengah menyiapkan dokumen administrasi kependudukan yang dibutuhkan untuk proses pendataan oleh aparat kepolisian.

"Sementara ini korban tinggal di rumah kerabat di Kelurahan Kupang. Saya menyiapkan data para korban terdampak sesuai permintaan dari Polsek Bungur," pungkasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.