TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Pusat Pelatihan Kerja dan Pengembangan Industri (PPKPI) Pasar Rebo, Jakarta Timur membuka pelatihan kerja gratis pangkas rambut pada 24 Juni-5 Agustus 2026.
Tercatat sebanyak 20 peserta mengikuti pelatihan, meliputi teori hingga berbagai teknik pangkas rambut yang diberikan instruktur PPKPI Pasar Rebo selama pelatihan.
Pelatihan kerja pangkas rambut ini perdana digelar PPKPI Pasar Rebo untuk memfasilitasi tingginya minat masyarakat yang ingin memperdalam keterampilan di bidang ekonomi kreatif.
"Pelatihan kita buka pertama kalinya untuk memenuhi kebutuhan di sektor ekonomi kreatif," kata Kasubag Tata Usaha PPKPI Pasar Rebo, Faiz Ajri di Jakarta Timur, Sabtu (25/7/2026).
Pelatihan kerja pangkas rambut diminati karena memiliki peluang kerja terbuka luas, sehingga kebutuhan terhadap tenaga kerja yang memiliki kompetensi di bidangnya meningkat.
PPKPI Pasar Rebo optimis para peserta yang lulus pelatihan berpeluang untuk langsung bekerja, bahkan keterampilan didapat menjadi bekal bagi peserta untuk membuka usaha sendiri.
Nantinya setelah mengikuti pelatihan dari instruktur di PPKPI Pasar Rebo para peserta akan menerima sertifikat, sebagai bukti bahwa memiliki kompetensi di bidang pangkas rambut.
"Saya yakin 100 persen lulusan dari sini bisa langsung diterima kerja atau membuka usaha mandiri," ujar Faiz.
PPKPI Pasar Rebo juga berencana kembali menggelar pelatihan serupa untuk angkatan kedua dengan jumlah peserta yang sama pada bulan Agustus 2026 mendatang.
Peserta pelatihan, Muchtar Lukman (22) menuturkan mendaftar mengikuti pelatihan pangkas rambut setelah mendapat informasi dari media sosial PPKPI Pasar Rebo terkait kegiatan.
"Sangat terbantu ikut pelatihan ini karena bisa mendapatkan ilmu-ilmu yang sangat bermanfaat, terutama di bidang barbershop," tutur Muchtar.
Selama pelatihan dia mendapat pembelajaran terkait penataan rambut (hair styling), teknik mengeringkan rambut, perawatan rambut dan kulit kepala, pewarnaan, dan teknik mencukur.
Sehingga setelah mengikuti pelatihan dari instruktur dia berharap kemampuannya dapat lebih baik, dan menunjang untuk mendapatkan pekerjaan di bidang pangkas rambut.
"Penyampaian materi oleh instruktur sangat mudah dipahami sehingga peserta dapat mengikuti setiap tahapan pembelajaran dengan baik," lanjut Muchtar.