TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY), memilih berhati-hati dalam menurunkan skuad utamanya di ajang Piala Presiden Elite 2026.
Kondisi fisik pemain yang belum sepenuhnya pulih usai menjalani masa libur menjadi perhatian utama pelatih asal Korea Selatan tersebut agar tidak terjadi cedera sebelum bergulirnya kompetisi Super League 2026/2027.
Persija akan mengawali perjuangannya di Grup B Piala Presiden Elite 2026 dengan menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (26/7/2026) pukul 19.30 WIB.
Meski tetap menargetkan hasil maksimal, STY mengakui persiapan Macan Kemayoran belum sepenuhnya ideal. Menurutnya, kesiapan tim saat ini baru berada di kisaran 60 hingga 70 persen karena adanya penyesuaian agenda latihan.
"Kami terus bekerja keras untuk mempersiapkan tim. Sejauh ini, persiapan kami mungkin baru berada di kisaran 60–70 persen karena terdapat penyesuaian agenda. Meski demikian, kami tetap berusaha mempersiapkan tim sebaik mungkin," ujar STY dikutip dari laman Persija, Sabtu (25/7/2026).
Dalam beberapa hari terakhir, tim pelatih lebih memfokuskan latihan pada peningkatan kondisi fisik dasar. Program tersebut diberikan secara bertahap setelah para pemain menikmati masa libur selama satu hingga satu setengah bulan.
STY mengatakan, kondisi fisik pemain menjadi faktor utama dalam menentukan program latihan maupun komposisi tim yang akan diturunkan selama turnamen pramusim.
Ia menegaskan, mencegah pemain mengalami cedera menjadi prioritas utama Persija sebelum memasuki kompetisi resmi.
"Hal pertama yang menjadi perhatian kami adalah menjaga agar para pemain tidak mengalami cedera. Kami harus sangat berhati-hati karena kondisi fisik sebagian besar pemain saat ini mungkin baru berada di kisaran 50–60 persen," katanya.
Meski demikian, STY memastikan Persija tetap akan menjalani setiap pertandingan di Piala Presiden Elite 2026 dengan serius sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim baru.
Menurut mantan pelatih Timnas Indonesia itu, turnamen pramusim menjadi kesempatan penting bagi tim pelatih untuk mengukur perkembangan fisik, performa, sekaligus membangun chemistry antarpemain sebelum Super League dimulai.
STY berharap Piala Presiden Elite 2026 dapat dimanfaatkan Persija untuk meningkatkan kebugaran pemain, memperkuat pemahaman taktik, sekaligus membangun fondasi tim yang lebih solid sebelum mengarungi kompetisi resmi musim 2026/2027.
"Turnamen pramusim tentu dapat membantu persiapan kami untuk menghadapi kompetisi yang akan datang. Namun, karena kondisi fisik pemain belum sepenuhnya sempurna, kami harus bekerja keras sekaligus berhati-hati, terutama dalam mengantisipasi risiko cedera. Turnamen ini tetap bermanfaat, tetapi kondisi setiap pemain harus terus kami perhatikan," ujarnya.