Jakarta (ANTARA) - Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) resmi diterima dalam Kongres IX SEMMI, yang menandai berakhirnya masa kepengurusan Ketua Umum Bintang Wahyu Saputra.

Pemaparan LPJ yang mengusung tema besar "SEMMI Satu Wujudkan Astacita" itu disampaikan di hadapan delegasi wilayah dan pimpinan cabang SEMMI dari seluruh Indonesia. Sidang berjalan khidmat hingga menetapkan kepengurusan PB SEMMI periode berjalan di bawah kepemimpinan Bintang Wahyu Saputra berstatus demisioner.

Bintang Wahyu Saputra dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan kader PB SEMMI yang telah mendukung jalannya organisasi selama masa kepemimpinannya.

Pemaparan LPJ itu, kata dia, merupakan wujud komitmennya terhadap tradisi demokrasi dan akuntabilitas di tubuh SEMMI.

"Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh jajaran pengurus PB SEMMI dan segenap kader yang telah bekerja keras, berjuang, dan membersamai langkah ini hingga garis akhir," ujar Wahyu.

Menurut dia, tugas kepengurusannya telah selesai dan resmi demisioner, namun semangat 'SEMMI Satu' harus terus dijaga sebagai fondasi utama.

"Ingatlah bahwa seluruh kader, di mana pun berada, adalah garda terdepan bagi perkembangan dan kemajuan SEMMI ke depannya. Hanya dengan persatuan dan peran aktif kader, SEMMI akan terus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan Astacita bagi Indonesia yang maju dan berkeadilan." kata Wahyu.

Dengan tuntasnya pemaparan LPJ dan demisionernya kepengurusan periode ini, Kongres IX SEMMI memasuki tahapan krusial berikutnya, yaitu perumusan arah gerak strategis organisasi serta pemilihan estafet kepemimpinan baru yang siap membawa semangat transformasi berkelanjutan.