Jalan Lintas Bula-Airnanang Rusak Parah, Pengendara Khawatir Picu Kecelakaan
Mesya Marasabessy July 25, 2026 12:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Kondisi Jalan Lintas Bula-Airnanang tepatnya di Desa Waru, Kecamatan Teluk Waru, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), kembali menjadi sorotan. 

Ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat itu mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, Sabtu (25/7/2026), menunjukkan sebagian badan jalan mengalami kerusakan dengan lapisan aspal yang terkelupas. 

Permukaan jalan dipenuhi batu dan kerikil, sementara kerusakan berada tepat di tikungan sehingga pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraan saat melintas.

Kondisi tersebut dikhawatirkan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor dan kendaraan yang melintas pada malam hari atau saat hujan.

Salah seorang pengguna jalan, Rizal, mengatakan kerusakan ruas jalan itu sudah cukup lama dikeluhkan masyarakat. 

"Kalau lewat di sini harus pelan-pelan, apalagi di tikungan. Jalannya sudah rusak dan banyak batu berserakan. Sedikit saja lengah bisa berbahaya, terutama bagi pengendara motor," ujarnya. 

Ia mengaku kerusakan jalan tidak hanya mengurangi kenyamanan berkendara, tetapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama ketika musim hujan.

"Kalau musim hujan lebih berbahaya lagi karena jalan licin dan batu-batu tertutup genangan air. Pengendara tidak tahu mana bagian yang berlubang dan mana yang masih bagus," bebernya.

Baca juga: Polisi Mengajar Sasar Siswa SMA di Malteng, Cegah Kenakalan Remaja Jadi Materi Utama

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG: 5 Kecamatan di Kota Ambon Didominasi Berawan

Meski kendaraan roda empat masih dapat melintas, pengemudi harus mengurangi kecepatan agar tidak kehilangan kendali ketika melewati bagian jalan yang rusak.

Mewakili pengendara lain, dirinya meminta instansi terkait segera melakukan perbaikan pada jalur vital tersebut. 

"Kami tidak meminta jalan yang mewah, yang penting kerusakan ini segera diperbaiki. Jalan ini setiap hari dipakai masyarakat untuk bekerja, mengangkut hasil kebun, dan aktivitas lainnya. Jangan sampai ada korban dulu baru diperbaiki," tutupnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.