TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - PSCS resmi menjadi aset Kabupaten Cilacap setelah kepemilikannya tercatat di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HAKI) sejak 20 April 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya menilai kepastian status kepemilikan itu menjadi fondasi penting untuk menata kembali pembinaan sepak bola di Kabupaten Cilacap secara lebih terstruktur dan berkesinambungan.
Menurut Ammy, Pemerintah Kabupaten Cilacap berkomitmen memberikan kesempatan yang lebih besar kepada putra-putra daerah agar dapat berkembang dan menjadi bagian dari PSCS.
"Ke depan kami ingin lebih banyak talenta asli Cilacap yang memperoleh ruang untuk berkembang dan membela PSCS sehingga identitas klub semakin kuat," ucapnya.
Seleksi pemain
Untuk membentuk skuad menghadapi musim kompetisi berikutnya, Pemerintah Kabupaten Cilacap membuka seleksi terbuka pemain PSCS yang akan digelar di Stadion Wijayakusuma pada Minggu, 26 Juli 2026.
Seleksi tersebut dapat diikuti peserta berusia 17 hingga 23 tahun dengan tinggi badan minimal 170 sentimeter yang cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat melakukan pendaftaran di lokasi.
"Kami mengundang seluruh anak muda Cilacap yang memiliki kemampuan bermain sepak bola untuk ikut seleksi dan menunjukkan potensi terbaik yang dimiliki," tutur Ammy.
Panitia selanjutnya akan menetapkan 25 pemain terbaik hasil seleksi untuk mengisi komposisi tim utama dan pemain cadangan PSCS pada musim kompetisi mendatang.
Pemerintah Kabupaten Cilacap berharap, proses penjaringan pemain tersebut menjadi awal lahirnya tim yang kompetitif sekaligus memperkuat regenerasi pesepak bola asli Cilacap agar mampu bersaing di tingkat nasional. (ray)