Anak dan Gadget Tak Terpisahkan? Bunda Bisa Terapkan Aturan Screen Time Ini
GH News July 25, 2026 04:08 PM
Jakarta -

Gadget kini menjadi bagian dari keseharian anak. Mulai dari menonton video edukasi, mengikuti kelas daring, hingga bermain gim, layar digital seolah tak bisa dipisahkan dari aktivitas mereka.

Meski begitu, bukan berarti anak boleh bebas menghabiskan waktu di depan layar. Penggunaan gadget yang berlebihan berisiko mengganggu kualitas tidur, kesehatan mata, aktivitas fisik, hingga perkembangan sosial dan emosional anak.

Seperti yang dilakukan Fitri (32) kepada sang anak Zoya (2), di usia si kecil yang masih menginjak dua tahun, dirinya tidak memberi akses gadget, seperti handphone. Namun, ia menggantinya dengan tontonan dari televisi.

"Kalau misalnya screentime-nya kayak di TV, cuma nonton itu aku masih tetap kasih. Tapi, itu sehari itu maksimal banget cuma 30 menit," kata Fitri saat ditemui di Morinaga Door Of Future 'Dunia Generasi Platinum Advance Intelligence Lab', di Jakarta Pusat, Sabtu (25/7/2026).

Dari televisi tersebut, Fitri mengatakan bahwa si kecil bisa lebih banyak belajar seperti bahasa, tarian, hingga musik.

"Tapi tetap dikontrol, tetap bareng sama aku nontonnya," kata Fitri.

Berbeda dengan Fitri, Rahma (23) bersama Rasafah (3) memiliki aturan main sendiri terkait penggunaan gadget yang hanya bisa diakses ketika akhir pekan.

"Kan sekolah itu Senin sampai Kamis, jadi aku kasih (gadget) paling di hari Sabtu atau Minggu. Biasanya sih dua kali, sore atau nggak pas malam, paling 30 menit," kata Fitri.

Rahma mengatakan bahwa tetap ada plus minus pemberian gadget pada anak, terlebih yang masih di bawah lima tahun, sehingga perlunya kontrol dari orang tua itu sendiri.

"Plus-nya itu kadang dia suka menghafal nyanyian-nyanyian itu dari YouTube. Tapi, minusnya itu kalau sudah nonton YouTube, kalau dipanggil suka kayak susah gitu," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.