Buntut Panjang El Nino, 20 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan di Lima Desa Lumajang Kekeringan 
Januar July 25, 2026 05:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Imam Nawawi

TRIBUNJATIM.COM,LUMAJANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Jawa Timur salurkan 20 ribu liter air bersih di lima desa yang mengalami kekeringan pada awal musim kemarau.

Hal tersebut dilakukan untuk mengatasi krisis air bersih di alami ratusan warga di beberapa desa yang terdampak elnino di Lumajang, karena sumber mata air mereka sudah sangat kecil.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang Yudhi mengemukakan air bersih tersebut disalurkan di lima desa kawasan Kecamatan Ranuyoso, Kedungjajang dan Gucialit yang mulai terdampak kekeringan setiap hari.

"Berarti ada lima desa, tiga kecamatan. Sementara ini," ujarnya melalui sambungan telepon, Sabtu (25/7/2026).

Menurutnya, penyaluran air bersih telah dilakukan sejak 10 Juni 2026 mengunakan empat truk tangki, masing-masing berkapasitas 5 ribu liter.

"Jadi 5 ribu kali empat tangki, ada 20 ribu liter. Air tersebut kami ambil dari sumber Tegal Randu dan sumber di Kancu," ulas Yudhi.

Baca juga: BPBD Dropping Air Bersih ke Ratusan Warga Terdampak Kekeringan di Desa Sukorejo Blitar

Yudhi memprediksi jumlah desa yang terdampak di Lumajang akan terus meluas, sebab pengalaman tahun lalu kekeringan itu berlangusung hingga di enam kecamatan. 

"Kalau yang terdampak sebetulnya enam kecamatan, tapi kan reguler alias berkelanjutan. Entah akan terjadi di pertengahan September atau Oktober nanti kan akan bertambah," bebernya.

Namun, Yudhi mengaku belum menghitung jumlah warga yang telah terdampak kekeringan di lima desa karena tidak hafal, sehingga perlu lihat laporan datannya dulu.

"Imbauan untuk warga yang telah terdampak kekeringan, harus berhemat air. Karena itu bagian dari konsumsi pokok, baik untuk masak maupun air minum," tuturnya.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya baca di TribunJatim.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.