TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Menjalani peran sebagai siswa kelas akhir di Sekolah Menengah Atas tentu bukan hal yang mudah.
Di satu sisi, tuntutan akademik semakin ketat menjelang kelulusan, sementara di sisi lain, minat dan bakat tetap perlu disalurkan.
Tantangan inilah yang berhasil dijawab dengan baik oleh siswi kelas XII di SMA N 1 Amurang, Brigita Sengkey.
Bagi Brigita, sekolah bukan sekadar tempat untuk duduk mendengarkan guru, melainkan ruang untuk bertumbuh secara utuh.
Ia membuktikan bahwa kesibukan di luar kelas tidak harus mengorbankan prestasi akademik, asalkan dikelola dengan strategi dan komitmen yang tepat.
Menjaga keseimbangan antara pelajaran sekolah dan berbagai kegiatan ekstrakurikuler tentu membutuhkan kedisiplinan tinggi.
Brigita membagikan rahasianya dalam mengatur waktu sehari-hari.
"Saya selalu berusaha menjadikan sekolah sebagai prioritas utama. Setelah itu, saya mengatur waktu untuk kegiatan lainnya sesuai jadwal yang ada," ungkapnya, Sabtu (25/7/2026).
Tidak hanya pandai membuat jadwal, ia juga menerapkan prinsip anti-menunda pekerjaan.
Baginya, menghindari kebiasaan menunda adalah kunci agar seluruh tanggung jawab dapat diselesaikan dengan tuntas tanpa ada yang terbengkalai.
Semangat belajar yang tinggi membawa Brigita mengeksplorasi berbagai bidang, mulai dari sains, seni budaya, hingga keagamaan.
Rekam jejak aktivitasnya selama di sekolah sangat beragam dan mengesankan:
Ia pernah melangkah hingga tingkat provinsi dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Kimia.
Selain itu, ia aktif menyalurkan bakat seni melalui kegiatan paduan suara dan tarian tradisional Maengket.
Perempuan yang akrab disapa Gita ini juga sering dipercaya untuk memimpin ibadah remaja di lingkungannya.
Dari berbagai pengalaman tersebut, Brigita merasakan dampak positif yang besar bagi pembentukan karakternya.
Ia mengaku menjadi lebih percaya diri, memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, disiplin, serta semakin berani keluar dari zona nyaman untuk mencoba hal-hal baru.
Di balik jadwalnya yang padat, Brigita tetap tahu kapan waktu yang tepat untuk beristirahat.
Saat memiliki waktu luang, ia memilih untuk menikmati hobinya seperti mendengarkan musik dan bernyanyi.
Tidak hanya itu, ia juga meluangkan waktu khusus untuk berkumpul bersama keluarga dan teman-teman terdekat.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 11 SMA/MA Halaman 13 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi: Activity 8
Baca juga: Lirik Lagu No Guidance - Chris Brown ft. Drake
Menurutnya, momen santai ini sangat penting untuk menyegarkan kembali pikiran setelah lelah beraktivitas.
Setiap langkah yang diambil Brigita saat ini tentu memiliki arah yang jelas.
Berbekal impian besar untuk menjadi seorang pendeta, ia terus menempa diri melalui proses belajar yang konsisten, aktif dalam pelayanan gereja, serta mengikuti berbagai kegiatan positif pembentuk karakter.
Ia meyakini bahwa setiap proses dan pengalaman yang dijalaninya hari ini adalah fondasi serta bekal berharga untuk menggapai cita-citanya di masa depan.
Brigita pun berpesan agar anak muda tak takut mencoba hal baru selagi membawa dampak positif.
"Manfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk belajar, mengembangkan bakat, dan menambah pengalaman. Proses yang kita jalani hari ini akan sangat berarti untuk masa depan," tutupnya.
Profil Singkat
Nama lengkap: Brigita Finsensia Srikandi Sengkey (Gita)
Tempat dan tanggal lahir: Minahasa, 23 Juli 2010
Hobi: menyanyi
Media sosial:
Instagram @gitasngky
(*)