BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Beberapa jam pasca kejadian, lokasi peristiwa rumah ambruk di Kompleks Fadillah Perdana 5 Jalan Tembikar Kanan, Desa tatah Layap, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar masih ramai dipadati warga sekitar.
Terpantau Sabtu (25/7/2026) pukul 17.00 Wita, pihak kepolisian masih melakukan olah TKP di lokasi tersebut.
Dibalik peristiwa rumah ambruk tersebut, hal yang ramai jadi perbincangan warga sekitar yaitu soal adanya korban jiwa.
Diketahui korban merupakan seorang remaja bernama Rizky, yang pada saat kejadian sedang berada di dalam rumah bersama empat orang adiknya.
Nenek korban, Lastri saat diwawancarai menjelaskan bahwa sebelum terjebak reruntuhan, cucunya tersebut sempat membawa adik-adiknya keluar dari rumah.
"Tadi dia ngamankan adiknya, yang kecil-kecil digendongnya. Adiknya sempat selamat, tapi dia sendiri terlanjur tertimbun dan tidak selamat," ujar Lastri saat ditemui di lokasi kejadian.
Baca juga: BREAKING NEWS: Rumah Ambruk di Kompleks Fadilah Perdana 5 Banjar, Tewaskan Seorang Remaja
Sebelum insiden terjadi, Rizky diketahui baru saja menjemput adiknya pulang dari sekolah dasar di kawasan Pemurus Dalam.
"Setelah menjemput adik, Rizky dua hari terakhir ini juga mampir mengunjungi saya," ujarnya.
Dilain sisi, Lastri juga mengungkapkan bahwa ia merasa adanya perbedaan pada penampilan Rizky ketika bertemu beberapa hari terakhir.
Menurutnya korban terlihat sangat berbeda, dari penampilan biasanya yang selalu tampil rapi saat bepergian.
"Biasanya ia dandan rapi, tapi tadi tidak seperti biasanya. Saya sempat heran, ternyata itu jadi firasat," ucap Lastri.
Dalam musibah ini, Rizky menjadi satu-satunya korban jiwa dan jenazahnya telah dievakuasi ke kamar jenazah rumah sakit.
Sementara ibu korban beserta empat orang adiknya saat ini, masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.
Dalam peristiwa tersebut, sedikitnya ada tiga unit rumah mengalami kerusakan. Satu di antaranya yaitu rumah yang dihuni oleh korban meninggal dunia, beserta keluarganya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)