TRIBUNKALTARA.COM - Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN)sekaligus Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik Kepala Otorita IKN, Troy Pantouw, meninggal dunia pada Sabtu (25/7/2026) di IKN Nusantara, Provinsi Kalimantan Timur.
Kabar duka ini dibenarkan Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Keamanan dan Keselamatan Publik, Irjen Pol. Edgar Diponegoro.
Troy Pantouw dikenal sebagai juru bicara yang menyampaikan berbagai informasi mengenai pembangunan Ibu Kota Nusantara kepada masyarakat, media, dan para pemangku kepentingan.
Edgar pun mengaku sangat terpukul atas kepergian rekannya tersebut.
"Kami terkejut dan sangat berat hati ditinggal oleh Pak Troy. Karena takdir dan kehendak Ilahi, beliau begitu cepat meninggalkan kami," ungkapnya, Sabtu (25/7/2026).
Baca juga: IKN Jadi Peluang Besar, Pemkab Nunukan Menyusun Ulang Rencana Pembangunan Pariwisata hingga 2045
Ia juga menyampaikan doa dan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Teriring doa semoga beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, serta kekuatan dalam menghadapi musibah ini," tuturnya.
Menurut Edgar, Troy ditemukan dalam kondisi rebah dan tidak bernyawa di kamar huniannya di Rusun ASN IKN.
"Beliau berada di kamarnya sendiri. Dari penjelasan petugas yang mendatangi tempat kejadian, beliau ditemukan dalam kondisi rebah dan sudah tidak bernyawa," ujar Edgar.
"Tim dokter bersama tim Polsek Sepaku kemudian mengevakuasi jenazah ke rumah sakit," katanya.
Ia menambahkan, proses pemeriksaan terhadap jenazah telah selesai dan selanjutnya akan dibawa ke Balikpapan untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
"Sudah selesai. Rencananya akan dibawa ke Balikpapan untuk dijemput keluarganya," jelasnya.
Sementara itu, Kapolresta IKN, Kombes Pol Supriyanto, membenarkan pihaknya menerima laporan terkait meninggalnya Troy Pantouw sekitar pukul 14.15 Wita.
"Kami tadi mendapat informasi sekitar pukul 14.15 Wita bahwa Staf Khusus Kepala Otorita Bidang Komunikasi Publik, Pak Troy, ditemukan meninggal dunia di kamarnya di Rusun ASN 3, Tower 6, kamar 102," ujar Supriyanto.
Menurutnya, berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari rekan kerja korban, Troy diketahui sempat mengeluhkan sakit sehari sebelumnya.
"Informasi awal dari stafnya, yang bersangkutan kemarin mengalami sakit. Untuk keluhan sakitnya apa, itu masih kami dalami," katanya.
Supriyanto menjelaskan, proses penyelidikan masih berlangsung.
Saat ini penanganan dilakukan bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Penajam Paser Utara (PPU) karena Polresta IKN belum memiliki Satuan Reskrim maupun Tim Inafis sendiri.
"Sekarang masih dilakukan pendalaman oleh Tim Inafis dan Satreskrim Polres PPU. Polresta IKN belum memiliki Reskrim dan Tim Inafis, sehingga penanganan dibantu oleh Polres Penajam Paser Utara," jelasnya . (*)