Pencurian Ayam Berujung Maut, Pelaku Tewas Dihajar Massa, Motor Dibakar
Juang Naibaho July 25, 2026 11:11 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Peristiwa memilukan pencurian ayam berujung maut terjadi di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. 

Seorang pria berinisial KD yang kedapatan mencuri ayam aduan milik warga meninggal dunia setelah menjadi sasaran amuk massa. 

Motor pelaku juga tak luput dari amukan massa. Warga membakar motor tersebut.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, mengatakan peristiwa itu terjadi Jumat (24/7/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 Wita. 

"Terduga pelaku diketahui warga saat diduga melakukan pencurian seekor ayam milik warga setempat," kata Wiwik saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026). 

Selain mengeroyok terduga pelaku hingga tewas, warga juga membakar sepeda motor yang digunakan pria tersebut. 

Korban pemilik ayam diketahui bernama I Wayan Adi Suteja (31), warga Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti. 

Menurut Wiwik, aksi pencurian ayam tersebut memicu kemarahan warga. Pasalnya, warga cukup lama mengeluh soal kasus kehilangan ayam. 

"Warga sudah cukup lama mengeluhkan kasus kehilangan ternak ayam di wilayah tersebut sehingga saat pelaku tertangkap tangan situasi langsung memanas," ujar Wiwik. 

Massa kemudian mengeroyok terduga pelaku hingga tidak sadarkan diri. 

Saat petugas Polsek Baturiti tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 Wita, pria tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia. 

Polisi juga menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian itu. 

"Di lokasi kami mengamankan satu ekor ayam milik korban, satu bilah golok, serta sebuah tas yang berisi tang, ketapel, batu, dan sejumlah uang tunai yang diduga milik terduga pelaku," kata Wiwik. 

Sementara itu, sepeda motor yang digunakan terduga pelaku tidak dapat diamankan sebagai barang bukti karena telah dibakar warga sebelum polisi tiba di lokasi. 

Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah telah dievakuasi ke RS Semara Ratih.

Tim Inafis Satreskrim Polres Tabanan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi sidik jari. 

Wiwik menambahkan, polisi tidak hanya menyelidiki dugaan pencurian ayam yang terjadi, tetapi juga akan mendalami peristiwa pengeroyokan yang menyebabkan terduga pelaku meninggal dunia. 

"Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk identifikasi terduga pelaku," ujar Wiwik. (*/tribunmedan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.