TRIBUNNEWS.COM - Rekap hasil semifinal China Open 2026 ditutup dengan keberhasilan Kim Won-ho/Seo Seung-jae melaju ke final setelah menundukkan wakil Inggris, Ben Lane/Sean Vendy, dalam dua gim langsung, Sabtu (25/7/2026).
Pasangan Korea Selatan tersebut memastikan kemenangan atas Lane/Vendy sekaligus melengkapi daftar finalis ganda putra China Open 2026 yang akan berhadapan dengan Fajar Alfian/Shohibul Fikri.
Hasil tersebut membuat partai puncak China Open 2026 menghadirkan ulangan final Japan Open 2026 yang berlangsung pada pekan lalu.
Fajar/Fikri dan Kim/Seo kembali dipertemukan dalam partai final hanya berselang satu pekan setelah pasangan Indonesia berhasil mengalahkan jagoan Korea di final Japan Open 2026.
Pertemuan kali ini pun menjadi ujian berikutnya bagi Fajar/Fikri untuk membuktikan konsistensi performa sekaligus mentalitas mereka saat kembali berhadapan dengan Kim/Seo.
Fajar/Fikri memiliki sejumlah motivasi besar untuk kembali mengalahkan Kim/Seo dalam final China Open 2026.
Selain ingin mempertahankan tren kemenangan atas pasangan Korea Selatan tersebut, Fajar/Fikri juga membawa misi untuk mencatatkan dua torehan back to back juara sekaligus.
Back to back pertama bisa mereka bukukan jika kembali keluar sebagai juara setelah pekan lalu berhasil mengangkat trofi Japan Open 2026.
Sementara itu, back to back kedua berkaitan dengan status Fajar/Fikri sebagai juara bertahan China Open setelah sukses memenangkan edisi 2025.
Baca juga: Hasil Semifinal China Open 2026: Fajar/Fikri Bungkam Liang/Wang, Jaga Asa Back to Back Juara
Artinya, kemenangan atas Kim/Seo di partai final akan membuat pasangan Indonesia tersebut mengukir dua gelar secara beruntun di China Open.
Namun, upaya tersebut dipastikan tidak mudah karena Kim/Seo juga datang dengan kualitas yang mampu membawa mereka kembali ke partai puncak turnamen Super 1000.
Final China Open 2026 juga akan menjadi pertemuan keenam antara Fajar/Fikri dan Kim/Seo sejak kedua pasangan pertama kali berhadapan pada perempat final China Open 2025.
Dalam lima pertemuan sebelumnya, Kim/Seo masih unggul tipis dengan catatan tiga kemenangan berbanding dua milik Fajar/Fikri.
Dengan demikian, kemenangan pada final China Open 2026 akan membuat Fajar/Fikri menyamakan rekor pertemuan menjadi 3-3 sekaligus mempertegas kebangkitan mereka atas pasangan Korea Selatan tersebut.
Fajar/Fikri sebelumnya sudah membuktikan kualitasnya dengan mengalahkan Kim/Seo pada final Japan Open 2026, sehingga modal tersebut bisa menjadi bekal penting sebelum kembali berduel di partai puncak.
Kini, Fajar/Fikri menjadi satu-satunya harapan Indonesia untuk membawa pulang gelar China Open 2026 setelah wakil-wakil Merah-Putih lainnya telah tersingkir dari turnamen.
Perjuangan Fajar/Fikri untuk mempertahankan gelar China Open sekaligus mencatatkan back to back juara akan kembali diuji oleh Kim/Seo dalam partai final yang berlangsung Minggu (26/7/2026).
Sabtu, (25/7/2026)
- Match 1 (XD): Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (Thailand/4) vs Guo Xin Wa/Chen Fang Hui (China/5), 21-23, 19-21
- Match 2 (WS): Akane Yamaguchi (Jepang/2) vs Wang Zhi Yi (China/2), 21-10, 6-21, 21-16
- Match 3 (XD): Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China/1) vs Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis/6), 21-19, 21-14
- Match 4 (WD): Liu Sheng Shu/Tan Ning (China/1) vs Baek Ha-na/Lee So-hee (Korea/3), 21-9. 21-10
- Match 5 (WS): Chen Yu Fei (China/4) vs Tomoka Miyazaki (Jepang), 21-17, 21-15
- Match 6 (WD): Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto (Jepang/4) vs Li Yi Jing/Luo Xu Min (China/8), 14-21, 21-9, 21-15
- Match 7 (MS): Victor Lai (Kanada/8) vs Toma Junior Popov (Prancis), 21-14, 12-21, 15-21
- Match 8 (MD): Liang Wei Keng/Wang Chang (China/4) vs Fajar Alfian/Shohibul Fikri (Indonesia/2), 19-21, 21-14, 19-21
- Match 9 (MS): Chou Tien Chen (Taiwan/6) vs Lin Chun Yi (Taiwan), 21-18, 21-17
- Match 10 (MD): Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea/1) vs Ben Lane/Sean Vendy (Inggris), 21-19, 21-13
(Tribunnews.com/Niken)