TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Insiden mobil terbakar di Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) viral di media sosial.
Satu unit mobil penumpang berwarna biru navy hangus terbakar di Jalan Poros Labuan–Maligano, tepatnya di Desa Labuko, Kecamatan Wakorumba Utara, pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 14.30 Wita.
Sejumlah warga membantu memadamkan api yang membakar sebuah mobil penumpang tersebut.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Dalam rekaman video yang beredar, terdengar kepanikan warga saat kobaran api melalap bagian depan mobil.
Sejumlah warga berupaya memadamkan api menggunakan air yang diambil dari rumah salah satu warga dekat dengan lokasi kejadian.
Sementara terlihat asap mengepul dari mobil terbakar.
Api perlahan membakar bagian bawah mobil.
Perekam video terdengar mempertanyakan penyebab kebakaran tersebut.
"Kenapa terbakar ini?" ujar perekam video.
Warga lainnya kemudian mengimbau agar proses pemadaman dilakukan dengan hati-hati.
"Cepat bantu, siram dari jauh," kata seorang warga.
Baca juga: Hendak Menuju Pemakaman Keluarga, Mobil Tetiba Terbakar saat Melaju di Jalan Poros Buton Utara
Suasana semakin menegangkan ketika terdengar seorang anak laki-laki yang hendak mengambil air mengaku takut mobil tersebut meledak.
"Saya takut meletus e," tuturnya sambil berlari membawa wadah untuk diisi air.
Kekhawatiran serupa juga disampaikan warga lain yang berada di lokasi.
"Dia meledak itu, saya takut saya," ujar seorang warga dalam rekaman video tersebut.
Dalam video yang berdurasi satu menit 29 detik itu, juga terdengar suara ledakan dari mobil terbakar.
Tak Ada Korban Jiwa
Meski insiden ini menghanguskan seluruh bagian kendaraan, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp100.000.000.
Kronologi
Berdasarkan keterangan saksi mata di tempat kejadian, peristiwa bermula ketika kendaraan tersebut bergerak dari arah Desa Labuan Bajo menuju Kecamatan Kambowa, usai keluar dari pelabuhan feri.
Saat melintas di Desa Labuko, seorang saksi bernama Elanur (28), yang berada di pekarangan rumah warga, melihat kobaran api mulai muncul dari bagian bawah mobil.
Saksi bersama warga lainnya langsung berteriak memperingatkan pengemudi.
Sekitar 200 meter dari titik awal terlihatnya api, kendaraan tersebut akhirnya berhenti.
Para penumpang yang berjumlah tiga orang dengan sigap keluar dan menyelamatkan sejumlah barang bawaan sebelum api membesar dan melalap seluruh bodi mobil.
Warga sekitar yang sigap langsung bergotong royong membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Berkat aksi cepat tanggap tersebut, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.45 Wita.
Usai kejadian, ketiga penumpang langsung dievakuasi oleh aparat setempat, yakni Serda Sardina, warga Desa Labuko. Mereka diantar menuju Kecamatan Kambowa untuk menghadiri pemakaman keluarga yang menjadi tujuan awal perjalanan mereka. (*)
(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)