GUBERNUR Bobby Nasution Beber Alasan Walk Out saat Rapat Paripurna, Ogah Gabung Masalah Internal
Ilham Fazrir Harahap July 26, 2026 12:27 PM

 

TRIBUN-MEDAN.com - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengungkapkan alasan dirinya pilih walk out (WO) atau meninggalkan rapat paripurna di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut pada Selasa (21/7/2026) sore lalu.

Seperti diketahui, saat itu tengah rapat membahas penandatanganan keputusan bersama antara DPRD Sumut dengan Gubernur Sumut terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. 

Bobby mengatakan sebelum dia walk out, ada persoalan internal DPRD yang diperdebatkan terkait kuorum rapat.

Padahal menurut dia, seluruh rangkaian rapat paripurna sebenarnya telah selesai. 

Baca juga: Pria Pengangguran Bobol Rumah dan Curi Motor, HP Uang Rp14,5 Juta di Medan Berakhir Ditembak

"Itu masalah kuorum katanya kan dibahas lagi. Saya rasa rapat yang jadwalnya jam 09.00 sudah dimulai, walaupun ngaret. Masalah kuorum tidak kuorum, kan rangkaian paripurna sudah selesai." 

"Di akhir (kegiatan) malah dipertanyakan lagi dan diperdebatkan sesama anggota DPRD," kata Bobby saat ditanya wartawan di Deli Park Mall, Sabtu (25/7/2026).

Keheranan Bobby soal kuorum Bobby pun merasa heran, karena dari informasi yang diterimanya bahwa fraksi yang mempersoalkan soal kuorum ini, justru fraksi yang paling sedikit hadir.

"Setahu saya yang disampaikan ke saya ya nanya masalah kuorum enggak kuorum. Kalau enggak salah fraksinya yang paling sedikit hadir. Disampaikan ke saya. Saya enggak tahu benar atau tidak karena bukan saya yang megang absennya," ujarnya. 

Baca juga: JADWAL Live Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026, John Herdman Minta Bantuan Suporter

Gubernur Sumut Bobby Nasution tiba-tiba walkout (meninggalkan ruang rapat) saat Paripurna dengan anggota DPRD Sumut masih berlangsung. 
Gubernur Sumut Bobby Nasution tiba-tiba walkout (meninggalkan ruang rapat) saat Paripurna dengan anggota DPRD Sumut masih berlangsung.  (TRIBUN MEDAN/Anisa Rahmadani)

Menurut Bobby, persoalan tersebut sepenuhnya menjadi urusan internal DPRD sehingga pihak eksekutif tidak perlu terlibat dalam perdebatan yang terjadi.

"Ya sudah itu antara mereka, antara anggota DPRD ke anggota DPRD. Mereka bilang ada rapat bersama, itu urusan mereka, bukan urusan kami yang eksekutif," ucapnya. 

Bobby mengatakan, lalu dirinya bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) memilih meninggalkan ruang rapat karena memiliki agenda lain setelah seluruh rangkaian paripurna selesai.

Baca juga: Mahfud MD Skakmat Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah: Nggak Ada Maling Ngaku

"Saya rasa karena ada kegiatan lain kami tinggalkan lokasi. Kalau sudah selesai, ya selesai. Yang dibahas masih masalah itu terus," katanya. 

Menanggapi pertanyaan mengenai alasan dia mengajak jajaran OPD ikut meninggalkan ruang sidang, Bobby menegaskan OPD hadir sebagai bagian dari unsur eksekutif yang diundang dalam rapat paripurna. 

"Ya tadi kan OPD bukan bagian legislatif. Kami hadir di sana yang punya kegiatan DPRD kami di sana sebagai eksekutif undangan makannya hadir di sana, Kalau yang misalnya ribut internal mereka, masa eksekutif nguping," kata Bobby.

(tribun-medan.com)

Sumber: kompas.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.