TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN — Kebakaran hutan kembali melanda kawasan hutan pinus Blok Pencil di Dukuh Plabanan, Desa Seboro, Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu (25/7/2026).
Kobaran api yang sempat membara selama hampir 10 jam tersebut akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh tim gabungan pada Sabtu malam sekitar pukul 23.30 WIB.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, aparat kepolisian bersama pihak terkait masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti munculnya api di kawasan hutan milik Perhutani tersebut.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, laporan adanya titik api pertama kali diterima petugas sekitar pukul 13.30 WIB. Menindaklanjuti laporan warga, personel Polres Kebumen, Polsek Sadang, Polisi Kehutanan (Polhut), Perhutani, dan warga setempat langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
"Begitu menerima laporan, personel piket bersama Polhut dan warga segera mendatangi lokasi. Berkat kerja sama seluruh pihak, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.30 WIB," ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Minggu (26/7/2026).
Baca juga: Iran Siapkan Daftar Target Vital Israel, Ancam Balas Dendam Jika Fasilitas Nuklir Diserang
Sempat Menyala Kembali di Medan Curam
Kapolres mengungkapkan, proses pemadaman di lapangan tidak berjalan mudah. Kobaran api yang sempat dijinakkan warga dan petugas pada sore hari sekitar pukul 14.00 WIB, justru kembali muncul dan meluas di beberapa titik sekitar pukul 19.30 WIB.
Kondisi geografis berupa perbukitan dengan medan yang curam menjadi kendala utama tim gabungan dalam menjangkau titik api utama. Akses jalan yang sulit memaksa petugas bekerja ekstra keras agar kobaran api tidak meluas ke kawasan hutan pinus lainnya.
"Dari kejadian ini tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian material serta luas area yang terbakar masih dalam pendataan lebih lanjut karena proses pemadaman berlangsung hingga malam hari di kawasan perbukitan," jelas Kapolres.
Imbauan Waspada Kebakaran di Musim Kemarau
Guna mengantisipasi potensi kebakaran susulan, petugas kepolisian dan Polhut bertahan di lokasi hingga Sabtu malam untuk memantau sisa-sisa bara api. Polres Kebumen juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Seboro untuk memperketat pengawasan di sekitar area hutan.
Baca juga: Pangkalan AS di Yordania Kembali Dihantam Rudal Kheibar Shekan Iran, Militer AS Kewalahan
Mengingat tingginya risiko kebakaran lahan dan hutan di musim kemarau, AKBP I Putu Bagus Krisna mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas berbahaya di sekitar kawasan hutan.
"Warga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah di dekat kawasan hutan, serta segera melapor kepada aparat apabila menemukan titik api maupun kepulan asap. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah kerusakan lingkungan dan ekosistem," tuturnya. (bayu/kps)