Angin Kencang Hingga 34 Knot Dan Gelombang Tinggi, Pelabuhan Gilimanuk Bali Ditutup 2,5 Jam
Putu Dewi Adi Damayanthi July 26, 2026 07:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Cuaca buruk angin kencang disertai gelombang tinggi kembali terjadi di Selat Bali atau lintas Ketapang-Gilimanuk, Minggu 26 Juli 2026 siang. 

Kondisi tersebut memaksa dilakukan penundaan atau penutupan sementara aktivitas di Pelabuhan Gilimanuk. Penutupan dilakukan sekitar 2 jam 35 menit.

Menurut informasi yang diperoleh, pihak otoritas melakukan penutupan Pelabuhan Gilimanuk mulai sekitar pukul 12.15 WITA. 

Saat itu, cuaca ekstrem angin kencang disertai gelombang tinggi terjadi di Selat Bali. 

Baca juga: Gelombang Tinggi Capai 3 Meter di Perairan Selat Bali, Pelabuhan Gilimanuk Sempat Ditutup 90 Menit

Tercatat penutupan sementara dilakukan cukup panjang atau sekitar pukul 14.50 WITA. 

Ketika kondisi membaik, aktivitas di Pelabuhan Gilimanuk kembali bergerak atau dibuka kembali. 

"Penutupan sementara karena cuaca ekstrem tadi siang," jelas Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa saat dikonfirmasi, Minggu 26 Juli 2026. 

AKP Alit Murdiasa menyebutkan, sejak ditutup, kondisi Selat Bali sedang dilanda angin kencang disertai gelombang tinggi. Sehingga tak memungkinkan untuk melakukan aktivitas penyeberangan. 

"Informasinya tadi kecepatan angin hingga 33/34 knot. Pihak otoritas lantas melakukan penundaan pelayaran," ungkapnya. 

Ketika cuaca membaik, kata dia, akhirnya aktivitas di Pelabuhan Gilimanuk kembali dibuka. 

Penutupan sementara selama dua jam lebih untuk mengutamakan keselamatan pengguna jasa dan pelayaran.

"Kami imbau pengguna jasa dan otoritas agar memaklumi kondisi tersebut dan tetap mengikuti arahan petugas di lapangan. Penundaan pelayaran hanya untuk mengutamakan keselamatan pengguna jasa dan pelayaran," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.