BNPB Ungkap NTB Peringkat 4 Nasional Kejadian Kekeringan Dalam Satu Dekade Terakhir
Wahyu Widiyantoro July 26, 2026 08:20 PM

TRIBUNLOMBOK.COM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Kekeringan dan Integrasi Kajian Risiko Bencana ke dalam Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah, pada 24 Juli 2026. 

Kegiatan ini dihadiri Kepala BNPB, Gubernur NTB, Bupati/Wali Kota se-NTB, unsur Forkopimda, OPD, BMKG, Balai Wilayah Sungai, akademisi, dunia usaha, relawan, dan para pemangku kepentingan, sebagai bentuk penguatan kolaborasi menghadapi ancaman kekeringan yang diprediksi meningkat akibat fenomena El Niño.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa kekeringan telah mulai dirasakan di berbagai wilayah. 

Hingga Juli 2026, Pemerintah Provinsi NTB bersama Kabupaten Lombok Barat, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa, dan Kabupaten Dompu telah menetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan.

Pemerintah daerah diminta memperkuat kesiapsiagaan melalui empat langkah utama antara lain pemutakhiran data wilayah terdampak, percepatan distribusi air bersih, perlindungan kelompok rentan, serta pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan sebagai upaya mitigasi jangka panjang.

Baca juga: Update Kekeringan NTB: 206 Ribu Jiwa di 134 Desa Terdampak

61 Kejadian dalam Satu Dekade, Bima Terbanyak

Data BNPB mengungkap sejumlah fakta soal riwayat kekeringan di NTB, antara lain:

  • 61 kejadian kekeringan tercatat terjadi di NTB selama periode 2015–2025
  • NTB berada pada peringkat ke-4 nasional dari sisi jumlah kejadian kekeringan
  • Kabupaten Bima mencatat kejadian terbanyak, dengan 12 kejadian sepanjang periode tersebut
  • BMKG memprediksi El Niño mulai berkembang pertengahan 2026, mencapai puncak pada akhir tahun, dan berpotensi berlangsung hingga awal 2027
  • Fenomena El Niño yang berkepanjangan ini diperkirakan akan meningkatkan risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta berkurangnya ketersediaan air baku di wilayah NTB.

BNPB Siapkan Bantuan Logistik dan Infrastruktur Air

Sebagai bentuk dukungan kesiapsiagaan, BNPB menyiapkan berbagai bantuan logistik dan peralatan bagi Provinsi NTB, di antaranya:

  • Pompa air
  • Tandon air
  • Pipa distribusi
  • Paket sembako
  • Pembangunan sumur bor
  • Pembangunan sirine peringatan dini

BNPB juga mendorong penguatan kapasitas daerah melalui dukungan sarana prasarana, optimalisasi sumber air, serta koordinasi distribusi air bersih lintas kabupaten/kota, guna memastikan pelayanan kepada masyarakat terdampak tetap berjalan optimal.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.