BATAM, TRIBUNBATAM.id - Rangkaian kegiatan Goddess CEO Immersion 2026 di Batam ditutup dengan penyaluran donasi kepada 10 panti asuhan dan yayasan di Kota Batam, pada Minggu (26/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Batam View Beach Resort, Nongsa, itu menjadi puncak program retret selama tiga hari, sejak 24-26 Juli 2026.
Sebanyak 327 anak dari 10 panti asuhan dan yayasan menjadi penerima manfaat dalam kegiatan tersebut.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dan turut dimeriahkan dengan penampilan kreatif dari anak-anak penerima.
Pendiri Aura Chakra Company sekaligus penggagas Goddess CEO Immersion, Selena Seah, mengatakan seluruh donasi yang disalurkan merupakan hasil penggalangan dana selama program berlangsung.
Menurutnya, peserta bersama panitia berhasil menghimpun dana sebesar 30.999 Dolar Singapura yang seluruhnya disalurkan kepada 10 panti asuhan di Batam.
"Kami berhasil mengumpulkan 30.999 Dolar Singapura dan seluruh dana itu didonasikan kepada 10 panti asuhan di Batam. Hari ini menjadi sangat istimewa karena para peserta menyadari bahwa transformasi diri akan menjadi lebih bermakna ketika bisa membantu orang lain," ujar Selena saat ditemui usai acara.
Ia menjelaskan, Goddess CEO Immersion merupakan program pengembangan diri bagi perempuan yang diikuti 16 peserta.
Selama tiga hari, peserta diajak mengenali diri, membangun pola pikir baru, dan memperkuat kepercayaan diri.
Ia menuturkan, peserta lebih dulu diajak melihat posisi mereka dalam kehidupan saat ini dan mengenali pola-pola yang selama ini membentuk cara berpikir maupun bertindak.
Setelah memahami hal tersebut, mereka didorong memilih kebiasaan yang ingin dipertahankan dan yang perlu diubah agar menjadi priabdi yang lebih baik.
"Kami membantu mereka melihat di mana posisi mereka sekarang dan mengenali pola-pola dalam hidup mereka. Setelah itu mereka memilih apa yang ingin dipertahankan dan apa yg harus diubah, baik dari sisi pikiran, tubuh, maupun jiwa," kata Selena.
Batam dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena dinilai memiliki suasana yang mendukung proses refleksi.
Selain letaknya yang dekat dari Singapura, lingkungan alam seperti laut dan pantai dianggap mampu memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta.
Selena berharap program tersebut tidak hanya membawa perubahan bagi para pesertanya, tetapi juga meberikan manfaat bagi masyarakat melalui kegiatan sosial yang menjadi bagian dari rangkaian acara.
"Saya berharap semakin banyak perempuan yang bertumbuh, saling memberdayakan, dan ketika mereka berkembang, mereka juga bisa membantu lebih banyak orang," ungkapnya.
Menutup rangkaian kegiatan, Selena mengaku penyelenggaraan Goddess CEO Immersion juga mnjadi pengalaman berharga baginya.
Di tengah kesibukan menjalankan bisnis dan mendampingi para klien, ia memilih keluar dari zona nyaman untuk menghadirkan program tersebut di Batam.
Menurutnya, pengalaman itu mengajarkan bahwa seseorang tidak akan pernah mengetahui hasilnya jika tidak berani mencoba.
"What I learned is... you will never know until you try (Anda tidak akan pernah tahu sampai Anda mencobanya)," pungkasnya. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)