Jelang Muktamar NU 2026, PCNU Karimun Belum Tentukan Dukungan Calon Ketua Umum PBNU
Dewi Haryati July 26, 2026 07:25 PM

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Karimun, Fery Budiaji, akan menghadiri Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang digelar di Jawa Timur pada 27-31 Agustus 2026.

Fery mengatakan, setiap Pengurus Cabang (PC) NU memiliki enam orang perwakilan yang berhak mengikuti persidangan dalam muktamar.

Selain itu, terdapat peserta dengan status muktamirin yang jumlahnya tidak dibatasi, bergantung pada ketentuan kepesertaan yang berlaku.

Ia menjelaskan, mekanisme pemilihan dalam Muktamar NU dilakukan secara bertahap. Tahap pertama adalah pemilihan Rais Aam PBNU yang dipilih oleh Rais Syuriah tingkat kabupaten/kota dan provinsi.

"Yang pertama dipilih dalam muktamar adalah Rais Aam PBNU. Pemilihnya adalah Rais Syuriah dari tingkat kabupaten/kota dan provinsi," kata Fery, Minggu (26/7/2026). 

Setelah Rais Aam terpilih, proses dilanjutkan dengan pemilihan Ketua Umum PBNU atau Ketua Tanfidziyah serta Katib Syuriah.

Fery menjelaskan, sebagai Ketua PCNU Kabupaten Karimun, ia memiliki hak suara dalam pemilihan Ketua Tanfidziyah atau Ketua Harian PBNU, jabatan yang saat ini masih dipegang oleh KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.

Meski Muktamar NU akan segera digelar, hingga saat ini PCNU Kabupaten Karimun belum menentukan dukungan kepada calon tertentu.

Ferry menjelaskan hal tersebut karena nama-nama calon Ketua Umum PBNU belum resmi ditetapkan. Penetapan calon baru akan dilakukan setelah sidang pleno yang membahas tata tertib pencalonan.

"Sampai sekarang kami belum memiliki jagoan karena kandidat resminya belum ditetapkan. Yang diketahui baru ketua umum yang sekarang, yaitu Gus Yahya. Calon lainnya masih belum muncul," ujarnya.

Fery mengatakan, tidak semua tokoh dapat langsung maju sebagai calon Ketua Umum PBNU. Setiap kandidat harus memenuhi sejumlah persyaratan dan mekanisme yang telah ditetapkan dalam muktamar.

Daftar calon diperkirakan mulai diketahui pada 29 Agustus 2026, setelah seluruh tahapan sidang pleno mengenai tata tertib dan pencalonan selesai dilaksanakan. (TribunBatam.id/Fairozzamani

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.