BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sejumlah warga di perumahan Naya Claster dan dua perumahan lain di kawasan Guntungmanggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru mengeluhkan adanya kandang peternakan babi yang cukup berdekatan dengan permukiman mereka.
Bukan tanpa alasan, warga yang tinggal di kawasan perumahan disana mengaku terganggu dengan bau tidak sedap dari kandang babi, terutama ketika malam hari.
Minggu (26/7/2026) siang, puluhan warga yang telah lama mengeluh berkumpul untuk membicarakan soal keluhan mereka ini di kawasan kompleks perumahan Naya Cluster Guntumanggis.
Perwakilan warga di Naya Cluster, Fahmi, mengatakan banyak warga perumahan resah akibat bau tak sedap dari kandang babi yang dirasakan sejak beberapa tahun terakhir.
Bahkan, ia menyebut sempat terjadi insiden babi dari kandang yang lepas dan masuk ke pekarangan warga disana.
“Itu pasti kami merasa bau. Apalagi malam, dari sore ke malam itu sudah merasa bau, terganggunya itu. Terus ada beberapa kali juga itu babinya itu yang lepas masuk ke pekarangan warga. Sangat meresahkan warga kami dulu tentunya,” katanya Minggu (26/7/2026).
Baca juga: Lahan di Guntungmanggis Banjarbaru Hangus Terbakar, Warga Bantu Padamkan Api Pakai Air Sumur
Lanjut Fahmi, warga juga telah menyampaikan surat ke instansi terkait termasuk DPRD soal keluhan ini dan berharap segera ditindaklanjuti. Mereka meminta penindakan segera berdasarkan aturan yang berlaku.
“Kami berdasarkan Perda tahun 2024 masalah tata ruang lingkungan kan enggak boleh ada peternakan babi. Segera mungkin ditindak untuk inilah, harus segera mungkin. Sebab soalnya sudah sangat meresahkan ini soalnya,” kata warga Naya Cluster ini.
Warga lain, Ahmad Yani, mengaku juga merasa terganggu dengan keberadaan kandang babi yang dekat dengan pemukiman warga tersebut.
Selain bau yang menyengat karena terbawa angin, ia juga menyebut limbah dari kandang juga mengalir ke selokan dekat pemukiman saat musim hujan.
“Yang limbah-limbahnya yang ternak itu, keberatan kan itu. Ya bau itu tadi, limbahnya itu pas di selokan batas-batas kita. Yang memang dekat kandang itu,” ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah)