Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zaki Mubarak | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Baitul Mal Kota Lhokseumawe mengukuhkan dan mengambil sumpah pengurus Baitul Mal Gampong (BMG) Batuphat Timur, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Minggu (26/7/2026), di Kantor Keuchik Batuphat Timur.
Pengukuhan ini sebagai upaya memperkuat pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) di tingkat gampong guna mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Baitul Mal Kota Lhokseumawe, aparatur gampong, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Dalam arahannya, Anggota Badan Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Dr. Tgk. H. Damanhur Abbas, Lc., MA, mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dikukuhkan serta berharap amanah tersebut dapat dijalankan secara profesional.
“Selamat atas pengukuhan dan pengambilan sumpah kepada seluruh pengurus Baitul Mal Gampong Batuphat Timur.
Semoga mampu menjadikan BMG sebagai basis kesejahteraan dan peningkatan ekonomi produktif masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Cuaca di Lhokseumawe Cerah, Ini Prediksi Cuaca Sebagian Aceh hingga Tiga Hari ke Depan
Menurut Damanhur, Batuphat Timur memiliki potensi ekonomi yang besar apabila dikelola secara optimal. Salah satunya berasal dari sekitar 300 rumah toko (ruko) yang beroperasi di wilayah tersebut.
Ia menjelaskan, apabila setiap ruko menyalurkan infak sebesar Rp100 ribu per bulan, maka dana yang dapat dihimpun mencapai sekitar Rp30 juta setiap bulan atau Rp360 juta dalam setahun.
“Potensi ini sangat besar.
Jika dikelola secara amanah dan profesional, dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat miskin, memberikan modal usaha, beasiswa, serta berbagai program pemberdayaan ekonomi,” katanya.
Selain potensi infak, Damanhur juga menekankan pentingnya pengembangan aset wakaf menjadi wakaf produktif.
Menurutnya, aset wakaf yang dimiliki gampong dapat dimanfaatkan untuk membangun unit usaha, seperti usaha sembako maupun usaha produktif lainnya, sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Baca juga: Polres Lhokseumawe Raih Penghargaan Treasury Awards Semester I Tahun 2026
Sementara itu, Penjabat (Pj) Geuchik Batuphat Timur menyatakan pemerintah gampong siap memberikan dukungan penuh terhadap seluruh program yang dijalankan Baitul Mal Gampong.
“Aparatur desa sangat mendukung kegiatan Baitul Mal Gampong sehingga dapat menjadi pusat kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Hal senada disampaikan Imam Besar Batuphat Timur, Tgk. Zulkifli, yang berharap pengurus baru tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga mampu menghadirkan berbagai program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Baitul Mal Gampong jangan bergerak di tempat. Maksimalkan pengelolaan aset wakaf dan seluruh potensi desa untuk kemakmuran masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk memberikan pendampingan kepada seluruh Baitul Mal Gampong, khususnya dalam aspek administrasi dan tata kelola kelembagaan.
“Kami memberikan dukungan penuh dari sisi kesekretariatan agar seluruh administrasi berjalan sesuai regulasi dan ketentuan yang berlaku.
Kami siap mendampingi kegiatan Baitul Mal Gampong sehingga pengelolaannya akuntabel, transparan, dan tidak menyalahi aturan negara,” katanya.
Baca juga: Harga Emas di Lhokseumawe Hari Ini Masih Bertahan, Emas Murni Rp 7,008 Juta per Mayam
Melalui pengukuhan tersebut, Baitul Mal Kota Lhokseumawe berharap BMG Batuphat Timur dapat menjadi contoh pengelolaan ZISWAF berbasis gampong yang profesional, transparan, dan produktif, sehingga mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat serta mengoptimalkan pemanfaatan zakat, infak, sedekah, dan wakaf untuk kesejahteraan umat. (*)