Kobaran Api Gegerkan Permukiman Padat di Gowa, Rumah Semi Permanen Ludes dalam 45 Menit
Alfian July 26, 2026 10:05 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA – Suasana tenang di Jalan Tinggimae, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Minggu (26/7/2026) siang.

Kepulan asap hitam disusul kobaran api yang membesar dari sebuah rumah semi permanen membuat warga berhamburan keluar rumah.

Sejumlah warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Rumah tersebut akhirnya hangus dilalap si jago merah.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran mengakibatkan satu keluarga kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta benda di dalam rumah.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Gowa, Said, mengatakan laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 13.37 Wita.

Baca juga: Kronologi Kebakaran Sebabkan 2 Orang Meninggal di Tanjung Alang, Saya Sudah Bilang Jangan Musyrik

Hanya berselang satu menit, armada langsung diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 13.40 Wita.

"Proses pemadaman berlangsung sekitar 45 menit hingga api berhasil dikuasai," kata Said.

Berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, api diduga pertama kali muncul dari salah satu kamar di lantai dua rumah.

Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menjalar ke hampir seluruh bagian bangunan yang didominasi material semi permanen.

Petugas pemadam sempat menghadapi sejumlah kendala saat melakukan penanganan.

Lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman padat penduduk dengan akses jalan yang sempit sehingga menyulitkan mobilisasi armada.

Meski demikian, proses pemadaman terbantu karena lokasi masih berada dalam jangkauan area pelayanan Damkar Gowa.

Baca juga: Nenek dan Cucu Ditemukan Tewas Berpelukan di Lokasi Kebakaran Jl Tanjung Alang Makassar

Upaya awal warga yang berusaha memadamkan api juga membantu mencegah kobaran merembet ke rumah-rumah di sekitarnya.

"Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang," ujar Said.

Berdasarkan data Damkar Gowa, kebakaran tersebut berdampak terhadap dua kepala keluarga dengan total empat orang penghuni.

Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun korban luka," katanya.

Namun, rumah beserta seluruh isinya tidak dapat diselamatkan.

Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp250 juta.

Dalam operasi pemadaman itu, Damkar Gowa mengerahkan 14 personel dengan dukungan tiga unit armada hingga api benar-benar padam dan lokasi dinyatakan aman.

Hingga Minggu petang, penyebab pasti kebakaran masih didalami aparat berwenang melalui proses penyelidikan.(*)

 

 

 

 



 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.