TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali memperbarui peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Barat, Minggu (26/7/2026) sore.
Berdasarkan pembaruan yang dikeluarkan BMKG pada pukul 18.28 WIB, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi mulai pukul 19.00 WIB di sejumlah daerah.
Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Sumbar
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Sijunjung, tepatnya di Kecamatan Tanjung Gadang, Sijunjung, dan Lubuak Tarok.
Selain itu, potensi cuaca ekstrem juga diperkirakan terjadi di Kecamatan Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, serta Kecamatan Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan, dan Pauh di Kota Padang.
BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi tersebut berpotensi meluas ke sejumlah wilayah lain, di antaranya Kabupaten Solok meliputi Danau Singkarak, Gunung Talang, Kubung, X Koto Singkarak, dan Junjung Sirih.
Baca juga: BMKG Ingatkan Gelombang 2,5 Meter Berpotensi Terjadi di Sejumlah Perairan Sumbar hingga 30 Juli
Selanjutnya, hujan juga berpotensi meluas ke Kecamatan Koto XI Tarusan di Kabupaten Pesisir Selatan, Kecamatan IV Nagari dan Sumpur Kudus di Kabupaten Sijunjung, Kecamatan X Koto, Batipuh, dan Rambatan di Kabupaten Tanah Datar, Kecamatan Lubuk Alung dan 2x11 Kayu Tanam di Kabupaten Padang Pariaman, Kecamatan Pangkalan Koto Baru dan Bukik Barisan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Kecamatan Bungus Teluk Kabung di Kota Padang, serta Kecamatan Lubuk Sikarah di Kota Solok.
BMKG memperkirakan kondisi cuaca tersebut masih akan berlangsung hingga sekitar pukul 21.00 WIB.
Masyarakat, khususnya yang berada di wilayah terdampak, diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, pohon tumbang, hingga tanah longsor, terutama di daerah yang rawan.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi perubahan kondisi cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.