Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok
POS-KUPANG.COM, SOE - Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menyerahkan satu unit ambulance bagi masyarakat di Desa Boti, Kecamatan Kie, Minggu (26/7) sebagai komitmen meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Penyerahan bantuan dilakukan Bupati TTS Eduard Markus Lioe, didampingi beberapa pimpinan OPD, bersama Ketua Komisi I DPRD TTS, Marthen Natonis, di Kantor Desa Boti.
Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, menyampaikan apresiasi kepada anggota DRPD yang telah berkontribusi dalam alokasi dana pokok pikiran (pokir) untuk mobilisasi kesehatan masyarakat di Desa Boti.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi- tingginya kepada Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan, Bapak Marthen Natonis, yang telah memberikan kontribusi nyata melalui alokasi dana pokok pikiran (pokir) sehingga ambulans ini dapat diwujudkan. Kepedulian ini merupakan bukti nyata sinergi antara legislatif dan pemda dalam meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat," ungkap Eduard.
Selain menjadi aset desa, keberadaan ambulans menjadi sarana penyelamat kehidupan masyarakat. Hal ini berkaitan dengan kondisi geografis wilayah Kecamatan Kie, khususnya Desa Boti, masih memiliki tantangan akses menuju fasilitas pelayanan kesehatan.
"Saya berharap ambulans ini benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan, mempercepat penanganan pasien, ibu hamil, bayi, lansia, maupun masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis darurat," jelas Eduard.
Ia menegaskan, manfaat ambulans ini tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat Desa Boti, tetapi juga harus dapat melayani masyarakat di desa-desa sekitar yang membutuhkan, seperti Desa Naileu, Desa
Bele dan Desa Nekmese.
Ia mengajak agar memanfaatkan fasilitas ini secara bijaksana dan bertanggung jawab. Kepada pemdes Boti, Eduard juga mengingatkan bahwa setelah ambulans ini diterima, tanggung jawab untuk menjaga, merawat, dan mengelolanya berada di tangan pemerintah desa bersama masyarakat.
Kepala Dinas KesehatanTTS, dr. RA Karolina Tahun, menyampaikan laporan singkat pada kegiatan penyerahan ambulance ini.
"Kami sampaikan bahwa pengadaan mobil ambulans ini merupakan hasil sinergi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan dan DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan melalui Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan, Yth. Bapak Marten Natonis, dengan total anggaran sebesar
Rp 650.000.000," ungkapnya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan pemanfaatan aset pemerintah, ambulans ini akan dihibahkan kepada Pemerintah Desa Boti, Pemerintah Desa Nailiu, dan Pemerintah Desa Oenai.
Dengan mekanisme hibah tersebut, maka pengelolaan kendaraan, termasuk biaya operasional, pengemudi, bahan bakar, pemeliharaan, dan perawatan kendaraan menjadi tanggung jawab pemerintah desa sesuai ketentuan yang berlaku. (any)