TRIBUNWOW.COM - Inilah sosok winger Brasil, Allano Lima, yang dikabarkan berpeluang kembali memperkuat Persija Jakarta untuk menghadapi Super League 2026/2027.
Saat ini, Allano Lima berstatus tanpa klub setelah resmi berpisah dengan Persija Jakarta pada akhir musim 2025/2026.
Sebelumnya, Allano Lima merupakan winger Persija Jakarta yang didatangkan untuk memperkuat sektor serang Macan Kemayoran.
Namun, kebersamaannya bersama Persija hanya berlangsung selama satu musim.
Tak lama setelah meninggalkan Persija Jakarta, Allano Lima diketahui tengah berada di Jakarta.
Baca juga: 1 Mantan Kesayangan Jakmania Lagi Ada di Jakarta, Diajak Balikan Shin Tae-yong ke Persija Jakarta?
Baca juga: Profil Jayus Hariono, Eks Gelandang Arema FC yang Resmi Gabung Persiraja Banda Aceh
Kehadirannya di Jakarta pun memunculkan spekulasi bahwa sang winger berpotensi kembali berseragam Macan Kemayoran pada musim 2026/2027.
Spekulasi tersebut mencuat setelah akun fansbase Persija Jakarta, @infopersijajakarta.id, mengunggah keberadaan Allano Lima di Jakarta, Sabtu (25/7/2026).
"Story singkat, tapi bikin banyak Jakmania bertanya.
Allano terlihat kembali berada di Jakarta. Belum ada pernyataan resmi soal masa depannya, tetapi unggahan ini tentu memunculkan harapan.
Apakah ini hanya sekadar liburan, urusan pribadi, atau pertanda akan ada comeback?
Untuk saat ini semuanya masih sebatas spekulasi. Kita tunggu kabar resminya.
Jika benar kembali mengenakan jersey Persija, tentu akan menjadi kabar yang sangat dinantikan oleh Jakmania.
Welcome back to Jakarta, Allano. Semoga ada kabar baik," tulis akun tersebut.
Namun, statusnya yang kini tanpa klub membuat peluang reuni dengan Macan Kemayoran masih terbuka untuk menghadapi Super League 2026/2027.
Allano Lima lahir di Rio de Janeiro, Brasil pada 24 April 1995.
Pemain berusia 31 tahun tersebut saat ini memiliki nilai pasar sebesar Rp6,95 miliar.
Dengan tinggi 1,82 meter, ia berposisi sebagai sayap kanan serta juga mampu bermain di sektor sayap kiri.
Allano Lima mengawali kariernya bersama Botafogo U17 sebelum bergabung dengan Cruzeiro U20.
Setelah promosi ke tim senior, Allano Lima sempat memperkuat Cruzeiro, termasuk menjalani masa peminjaman bersama EC Bahia.
Ia kemudian melanjutkan kariernya di Portugal bersama Estoril, sebelum dipinjamkan ke Bursaspor (Turki), Ventforet Kofu (Jepang), dan CSA (Brasil).
Kemudian Allano Lima kembali ke Portugal untuk membela Santa Clara, sebelum melanjutkan kiprahnya bersama Goias dan Criciuma di Brasil.
Setelah memperkuat Operario-PR, ia akhirnya bergabung dengan Persija Jakarta.
Kini, setelah berpisah dengan Persija Jakarta pada akhir musim 2025/2026, nama Allano Lima kembali dikaitkan dengan Macan Kemayoran untuk menghadapi Super League 2026/2027.
Nama lengkap: Allano Brendon de Souza Lima
Tanggal lahir / Usia: 24 April 1995 (31)
Tempat kelahiran: Rio de Janeiro, Brasil
Tinggi: 1,82 m
Kewarganegaraan: Brasil
Posisi: Penyerang - Sayap Kanan
Kaki dominan: Kiri
Agen pemain: THREE SOCCER GROUP
Klub Saat Ini: Tanpa Klub
Bergabung: 1 Juli 2026
Kontrak berakhir: -
Nilai pasar: Rp6,95 miliar.
Statistik Berdasarkan Klub
Persija Jakarta: 29 pertandingan, 9 gol, 9 asis, 12 kartu kuning, 1 kartu merah, dan 2.495 menit bermain.
Operario-PR: 22 pertandingan, 1 gol, 2 asis, 5 kartu kuning, dan 1.357 menit bermain.
Goias: 35 pertandingan, 3 gol, 3 asis, 9 kartu kuning, dan 2.256 menit bermain.
Criciuma: 25 pertandingan, 1 gol, 2 asis, 6 kartu kuning, 2 kartu kuning kedua, dan 1.311 menit bermain.
Santa Clara: 66 pertandingan, 5 gol, 6 asis, 18 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 3 kartu merah, dan 3.650 menit bermain.
Estoril: 40 pertandingan, 6 gol, 6 asis, 11 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, dan 2.661 menit bermain.
CSA: 27 pertandingan, 5 gol, 7 kartu kuning, 1 kartu merah, dan 1.467 menit bermain.
Ventforet Kofu: 13 pertandingan, 1 gol, 2 asis, 2 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, dan 754 menit bermain.
Bursaspor: 32 pertandingan, 1 gol, 4 asis, 8 kartu kuning, dan 1.997 menit bermain.
Cruzeiro: 36 pertandingan, 2 gol, 4 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, dan 1.651 menit bermain.
EC Bahia: 14 pertandingan, 2 gol, 3 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, dan 854 menit bermain.
Botafogo: 2 pertandingan, dan 98 menit bermain.
Statistik Berdasarkan Kompetisi
Liga Nasional: 275 pertandingan, 27 gol, 28 asis, 70 kartu kuning, 7 kartu kuning kedua, 3 kartu merah, dan 16.962 menit bermain.
Kejuaraan Domestik: 29 pertandingan, 4 gol, 2 asis, 7 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 1 kartu merah, dan 1.517 menit bermain.
Kejuaraan Internasional: 5 pertandingan, 1 asis, 1 kartu kuning, dan 256 menit bermain.
Regionale Meisterschaften: 32 pertandingan, 5 gol, 3 asis, 7 kartu kuning, dan 1.816 menit bermain.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari STMIK Amikom Surakarta/Lifia Anggraini)