Breaking News, Kecelakaan Maut di Jembatan SP II Tarempa Anambas, Satu Orang Meninggal
Dewi Haryati July 26, 2026 10:07 PM

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi di Jembatan Selayang Pandang (SP) II Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (26/7/2026).

Peristiwa nahas itu terjadi sesaat setelah kumandang adzan Magrib selesai terdengar dari Masjid Agung Baitul Ma'mur, yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. 

Suasana yang sebelumnya tenang, mendadak berubah menjadi kepanikan, setelah terdengar benturan keras di atas jembatan.

Warga yang berada di sekitar lokasi bergegas menuju tempat kejadian untuk memberikan pertolongan. 

Sejumlah pengendara yang melintas juga menghentikan kendaraannya, karena arus lalu lintas sempat terganggu.

Di atas badan Jembatan SP II, bercak darah terlihat masih menempel di permukaan aspal. 

Beberapa pecahan bodi sepeda motor, serpihan lampu, hingga potongan plastik kendaraan berserakan di sekitar titik kecelakaan, menjadi gambaran kerasnya benturan yang terjadi.

Petugas kepolisian bersama warga kemudian melakukan pengamanan lokasi sambil mengevakuasi para korban. Proses evakuasi berlangsung cepat agar korban segera mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan tersebut melibatkan tiga orang anak buah kapal (ABK) kapal ikan asal Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Ketiganya diketahui berboncengan menggunakan satu unit sepeda motor dari arah Kota Tarempa menuju Pelabuhan Perikanan Antang yang berada di Desa Tarempa Timur, Kecamatan Siantan.

Belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap peristiwa yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia itu.

Kapolsek Siantan, Iptu Dodi Setiawan, membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jembatan Selayang Pandang II.

"Iya, tadi petugas kami sudah melakukan evakuasi terhadap korban kecelakaan lalu lintas di Jembatan SP II," ujar Dodi dalam Grup WhatsApp Media Mitra Polsek Siantan.

Ia mengatakan, hingga saat ini identitas para korban masih dalam proses pendataan. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari para saksi serta pihak tempat para korban bekerja.

"Untuk identitasnya saat ini masih dalam proses pengumpulan keterangan dari saksi maupun dari tempat korban bekerja," kata Dodi.

Dodi juga mengungkapkan bahwa satu orang korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara identitasnya masih belum diketahui.

"Satu orang dinyatakan meninggal dunia. Identitasnya belum kita ketahui," ucapnya.

Sementara itu, dua korban lainnya mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke RSUD Tarempa untuk mendapatkan penanganan medis. Kondisi keduanya masih dalam pemantauan tim medis.

Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk mengidentifikasi seluruh korban dan melengkapi keterangan dari para saksi. (TRIBUNBATAM.id/Ihsan Imaduddin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.