Hanya dalam Semalam, 2 Orang di Probolinggo Jadi Korban Begal di 1 Wilayah & Tak Melapor
Alga W July 26, 2026 10:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ahsan Faradisi

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Aksi pembegalan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Probolinggo.

Kali ini, aksi pencurian disertai kekerasan (curas) tersebut terjadi dua kali berturut-turut dalam waktu sehari atau hanya selisih jam saja.

Baca juga: Kejar Pelaku Jambret, Mahasiswi Bangkalan Malah Jatuh dari Motor Imbas Jalan Rusak

Dua insiden tersebut semuanya terjadi pada Sabtu (25/7/2026) dinihari, dan pagi hari, di wilayah hukum Polsek Maron.

Meski begitu, kedua korban begal memilih tidak melapor ke Polsek setempat maupun melapor ke Polres Probolinggo.

Aksi begal pertama dialami seorang wanita, namun hingga kini masih belum diketahui identitasnya.

Ia diduga menjadi korban begal di Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, sekitar pukul 01.55 WIB.

Dalam video yang beredar, korban mengenakan jaket warna orange dan berkerudung merah serta celana hitam sudah tergeletak di Puskesmas Maron.

Sementara korban lainnya, yakni Imam, warga Desa Satreyan, Kecamatan Maron, yang bekerja sebagai tukang selep daging pentol di Pasar Maron.

Biasanya, korban berangkat dari rumahnya sekitar pukul 05.00 WIB.

Meski sepeda motor jenis Scoopy milik korban berhasil dibawa kabur oleh komplotan pelaku yang diduga berjumlah 6 orang, tetapi korban memilih tidak melapor ke pihak kepolisian.

"Adanya informasi (Pembegalan) tersebut memang kami dengar. Namun sampai saat ini kami belum menerima laporan resmi dari korban," kata Kasi Humas Polres Probolinggo, Ipda Widy Purwanto, Minggu (26/7/2026).

"Petugas juga masih melakukan verifikasi untuk mengetahui kebenaran informasi tersebut sambil lalu menunggu laporan resmi dari korban. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan lagi jika sudah ada hasil atau kepastian kebenarannya," imbuhnya.

Sementara itu, warga Desa Satreyan, Moh Ma'ruf menyebut, memang mendengar adanya informasi pembegalan yang beredar melalui WhatsApp Group (WAG).

"Informasinya satu cowok dan satu cewek. Kalau yang cowok katanya sempat pingsan karena dipukul dari belakang. Tapi saya tidak tahu persis warga mana saja karena hanya lihat di grup WhatsApp saja," ujar Ma'ruf saat dikonfirmasi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.