TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Terjadi gempa bumi di Jawa Barat mengguncang Tasikmalaya pada Senin (27/7/2026) dini hari tadi.
BMKG melaporkan gempa terkini di Jawa Barat mengguncang Tasikmalaya pada pukul 01.28 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,5.
Pusat gempa bumi ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 100 Km Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Titik pusat gempa berada pada kedalaman 17 Km, merupaja gempa dengan kedalaman yang cukup dangkal.
Namun, BMKG masih memberikan catatan disclaimer bahwa seluruh informasi gempa hari ini tersebut disampaikan dengan mengutamakan kecepatan penyiaran data publik.
"Info Gempa Mag:2.5, 27-Jul-2026 01:28:23 WIB, Lok: 8.13 LS - 107.65 BT, 100 km Barat Daya KAB-TASIKMALAYA-JABAR, Kedlmn: 17 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Senin (27/7/2026) dini hari.
Baca juga: 3 Gempa Hari Ini di Jabar Guncang Bandung, Bogor dan Sukabumi, Ini Kata BMKG
Sebelumnya, terjadi 3 kali gempa bumi di Jawa Barat mengguncang Bandung, Bogor dan Sukabumi pada Selasa (21/7/2026) dini hari hingga malam ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terkini di Jawa Barat mengguncang Bandung pada pukul 18.50 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,0
Pusat gempa hari ini di Bandung ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 23 Km Tenggara Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Titik pusat gempa berada pada kedalaman 1 Km, merupakan gempa dangkal.
"Info Gempa Mag:2.0, 21-Jul-2026 18:50:19 WIB, Lok: 7.20 LS - 107.63 BT, 23 km Tenggara KAB-BANDUNG-JABAR, Kedlmn: 1 km ::BMKG," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Selasa (21/7/2026) malam.
Baca juga: 2 Kali Diterjang Gempa, BPBD Pangandaran Belum Terima Laporan Kerusakan
Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa terkini di Jawa Barat mengguncang Bogor pada pukul 10.45 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,0
Pusat gempa bumi ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 19 Km Barat Daya Kota Bogor, Jawa Barat.
Titik pusat gempa berada pada kedalaman 10 Km, merupakan gempa dangkal.
Namun, BMKG masih memberikan catatan disclaimer bahwa seluruh informasi gempa hari ini tersebut disampaikan dengan mengutamakan kecepatan penyiaran data publik.
"Info Gempa Mag:2.0, 21-Jul-2026 10:45:27 WIB, Lok: 6.75 LS - 106.71 BT, 19 km Barat Daya KOTA-BOGOR-JABAR, Kedlmn: 10 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Selasa (21/7/2026) siang.
Baca juga: Breaking News - Gempa Magnitudo 3,7 Guncang Pangandaran Jelang Tengah Malam
Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa terkini di Jawa Barat mengguncang Sukabumi pada pukul 01.23 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,4
Pusat gempa bumi ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 91 Km Selatan Kota Sukabumi, Jawa Barat.
Titik pusat gempa berada pada kedalaman 25 Km.
Namun, BMKG masih memberikan catatan disclaimer bahwa seluruh informasi gempa hari ini tersebut disampaikan dengan mengutamakan kecepatan penyiaran data publik.
"Info Gempa Mag:2.4, 21-Jul-2026 01:23:57 WIB, Lok: 7.74 LS - 106.94 BT, 91 km Selatan KOTA-SUKABUMI-JABAR, Kedlmn: 25 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Selasa (21/7/2026) dini hari.
Baca juga: Gempa Terkini Jawa Barat Guncang Cianjur Jumat Sore, Sebelumnya Pangandaran
Skala Gempa
Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari.
I MMI: Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.
II MMI: Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.
III MMI: Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.
IV MMI: Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.
V MMI: Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
VI MMI: Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.
VII MMI: Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.
VIII MMI: Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.
IX MMI: Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.
X MMI: Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.
XI MMI: Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.
XII MMI: Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.
Berikut tindakan yang perlu kamu lakukan saat gempa terjadi.
1. Tetap tenang
2. Di dalam rumah
3. Di luar ruangan
4. Di kerumunan
5. Di gunung atau dataran tinggi
6. Pusat gempa di laut
7. Di dalam kendaraan