TRIBUNNEWS.COM - Saputra Kori mengungkapkan kisah awal perjalanannya memilih dunia akting sebagai jalur karier.
Sosok Saputra Kori memang dikenal sebagai konten kreator di TikTok dan YouTube.
Di balik kesuksesannya sebagai konten kreator dan YouTuber, Saputra Kori kini memutuskan beralih profesi menjadi aktor.
Konten kreator asal Bali ini pun mengungkap dua alasan utama dirinya terjun ke dunia akting.
Ia mengaku, keputusan itu awalnya berangkat dari mimpinya semasa kecil.
"Sebenarnya ada dua alasan, pertama alasan klasik lah ini ya bisa dibilang, tapi ini beneran," kata Saputra Kori di kantor Tribun Network di kawasang Palmerah, Jakarta Pusat, dikutip Senin (27/7/2026).
"Aku tuh dari kecil emang mimpinya pengin jadi artis. Sampai sekarang mimpinya masih sama," sambungnya.
Sejak duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK), pemilik nama lengkap I Gede Agus Iwan Saputra Kori ini mengaku sudah bermimpi untuk menjadi artis.
Pasalnya, ia memang senang tampil di depan banyak orang.
"TK tuh ditanya mimpi kamu apa? Emang aku suka tampil aja orangnya," ungkap Saputra.
"Dari TK tuh suka tampil, jadi kayak ada acara apa aku tampil walaupun aku enggak punya bakat ya orangnya," lanjutnya.
Baca juga: Cerita Saputra Kori Bingung saat Kali Pertama Dapat Endorse, Cuma Minta Dibayar Rp25 Ribu
Di samping itu, Saputra Kori mengaku lebih menyukai dunia perfilman dibandingkan dunia sinetron.
Kesukaan Saputra tersebut, berawal sejak ia menonton film 3 Srikandi.
"Yang kedua, kenapa pengin ke perfilman? Artis kan sebenarnya bisa TV kan," ucap Saputra.
"Tapi kenapa aku lebih ke film? Aku sangat cinta perfilman Indonesia itu sejak kelas 5 SD, aku nonton 3 Srikandi."
"Aku nonton film itu dan aku nangis dong nonton film itu. Padahal itu bukan film sedih, itu perjuangan tiga panahan Indonesia berolimpiade," bebernya.
Dari situlah, Saputra Kori tertarik pada dunia akting terutama di industri perfilman.
"Pas sudah agak gedean, aku mikirnya pengin banget masuk ke industri, pengin jadi bagian dari industri perfilman Indonesia dan ngasih warna lah pokoknya," tuturnya.
Perjuangan menjadi seorang aktor menyimpan cerita tersendiri bagi Saputra Kori.
Memulai karier sebagai konten kreator dan YouTuber, Saputra mengaku sempat beberapa kali gagal casting.
Penolakan itu membuatnya merasa insecure, menilai aktingnya masih belum cukup memukau sutradara.
"Jujur sebenarnya waktu awal-awal ditolak aku ada banget perasaan insecurenya tuh gede banget, karena aku rasa kayak, 'Oh, gila berarti acting yang menurut gue udah cukup, ternyata masih enggak cukup ya di mereka'," ujar Saputra Kori.
"Aku masih merasa, 'Wah kita casting ditolak karena akting jelek'. Aku mikirnya kayak gitu. Sampai akhirnya baru-baru ini sempat juga ditolak," bebernya.
Namun, pandangannya berubah ketika ia menerima nasihat dari aktris Taskya Namya.
"Akhirnya aku nanya ke teman-teman aku waktu itu. Aku nanya ke Kak Kia, Taskya Namya. Aku nanya, 'Kak, kenapa ya kalau ditolak casting tuh rasanya gini?'. Terus dia bilang, 'Jangan ngerasa kayak gitu. Karena ternyata kalau ditolak casting bukan berarti kamu enggak bisa acting. Tapi karena karakternya enggak match sama kamu'," ungkapnya menirukan jawaban kekasih Ari Irham itu.
"Nah, setelah dia bilang kayak gitu aku jadi punya pandangan baru. Oh berarti positive thinking aja-lah ya," imbuh sulung dari tiga bersaudara tersebut.
Saputra Kori juga tak lagi sakit hati ketika ditolak casting.
"Ya udah aku jadi enggak terlalu sakit hati sih sekarang kalau misalnya enggak lolos casting itu," pungkasnya.
Baca juga: Saputra Kori Bongkar Alasan Wajib Nonton Cek Khodam: Pulang dari Bioskop Dijamin Ketawa Puas
(Tribunnews.com/Indah Aprilin/Salma)