111 Peserta dari Inhil Ikuti Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik, Didukung BPDP–Ditjenbun–BPI
Sesri July 27, 2026 12:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Best Planter Indonesia (BPI) menyenggarakan pelatihan Gelombang 4 pada tanggal 14 – 17 Juli 2026 di Provinsi Riau untuk Modul Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik. 

Peserta pelatihan yang berjumlah 111 orang berasal dari Kabupaten Indragiri Hilir. Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik merupakan program pengembangan sumberdaya manusia perkebunan tahun 2026 yang didanani sepenuhnya oleh BPDP dan mendapat dukungan teknis dari Ditjenbun.

Pembukaan pelatihan dilakukan di Grand Ballroom Hotel New Hollywood, Pekanbaru. 

Dalam sambutannya, Direktur Operasional Best Planter Indonesia (BPI), Bapak Friyandito, S.P., M.M menyampaikan bahwa Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik ini baru pertama kali dilaksanakan oleh semua provider pelatihan ditahun 2026 ini. 

BPI mengusung slogan 100 persen Best Practices, dimana selama pelatihan akan ada sesi materi dan ada sesi praktek. Dihari ke-1 dan hari ke-2 ada praktek pembuatan pupuk organik, dihari ke-3 kunjungan lapang, dan hari ke-4 pengamatan progres atau hasil pembuatan pupuk organik, apakah berhasil atau gagal. 

Dengan begini, peserta dapat lebih paham dan lebih yakin untuk membuat pupuk organik sendiri. Dalam sambutannya disampaikan bahwa pupuk organik tetap haris dikombinasi dengan pupuk kimia, dengan perbandingan 50 persen organik dan 50 % kimia.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir yang diwakili Bp. Surya Syurgana Akmal, S.Tp (Kabid Perkebunan) menyampaikan sawit adalah komoditas unggulan kedua di Indragiri Hilir setelah kelapa. 

Sambutan Kabid Disbn Indragiri Hilir, Surya Syurgana Akmal, S.Tp
Sambutan Kabid Disbun Indragiri Hilir, Surya Syurgana Akmal, S.Tp saat pembukaan PPAPO kerjasama BPDP-BPI_dirjenbun angktan XII-X Riau

Dalam pengelolaan kebun kelapa sawit diberikan perlakukan yang tepat melalui penggunaan pupuk berimbang. Pupuk organik memperbaiki sifat fisik dan biologi tanah, sedangkan pupuk kimia memperbaiki kandungan kimia didalam tanah. 

Beliau berpesan kepada peserta agar aktif bertanya dan menggali pengetahuan dari narasumber. Perbaiki mindset pelatihan untuk mendapatkan ouput dan outcome sebesar-besarnya. 

Dinas Pertanian khususnya Bidang Perkebunan akan melakukan monitoring pasca pelatihan untuk melihat dan memetakan mana peserta yang benar – benar bisa mempraktekkan hasil pelatihan dengan membuat pupuk organik sendiri. 

Untuk para pendamping dari Dinas beliau berpesan, pendamping kelas seharusnya bisa lebih paham isi pelatihan dibanding peserta, dan mereka lah yang kedepan akan meneruskan isi pelatihan ke masyarakat. Setiap amal tergantung niatnya, kata pak Surya. 

Ikut pelatihan untuk mencari ilmu, maka yang didapat adalah ilmu. Ikut pelatihan hanya untuk mencari kawan, maka hanya kawan lah yang didapat.

Persiapan Pukul Gong  Sekretaris Disbun Propinsi Riau Devi Rizaldi,
Persiapan Pukul Gong Sekretaris Disbun Propinsi Riau Devi Rizaldi, S.STp, M.Si pada pembukaan PPAPO kerjasama BPDP-Dirjenbun-BPI angkatan VII-X di hotel New Hollywood kota Pekanbaru

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau yang diwakili Bp. Devi Rizaldi, S.STp, M.Si (Sekretaris Dinas Perkebunan) menyambut baik ikhtiar pelatihan kepada pekebun sawit di Riau khususnya Indragiri Hilir, sebagai bentuk perhatian dari pemerintah pusat dan BPDP dalam rangka pengembangan SDM Perkebunan. 

Pelatihan pembuatan dan aplikasi pupuk organik ini sangat strategis mengingat harga TBS yang fluktuatif, sedangkan harga pupuk terus naik. Sumberdaya alam yang melimpah bisa dimanfaatkan jadi bahan baku pupuk organik. 

Jika kompetensi pembuatan pupuk organik ditekuni, bisa jadi sumber pendapatan baru bagi pekebun, yaitu jadi produsen pupuk organik. Beliau berpesan kepada peserta bahwa output pelatihan bukan diukur saat pelatihan, tapi diukur setelah pelatihan, yaitu seberapa banyak peserta yang mempraktekkan ilmu yang didapatkan selama pelatihan. Pendamping Dinas diharapkan juga bisa menerapkan ilmu dan pengetahuan selama pelatihan di UPT – UPT dibawah dinas. 
Terakhir beliau mengajak peserta untuk bersyukur menjadi orang yang terpilih ikut pelatihan pembuatan dan aplikasi pupuk organik ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.