Babak Akhir Seleksi Dewas PDAM Tirta Bangka, Satu Peserta Ikut Wawancara Daring dari Luar Kota
Ardhina Trisila Sakti July 27, 2026 02:43 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Proses penjaringan calon Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Tirta Bangka kini tengah berada di tahap akhir atau krusial.

Sebanyak tiga peserta yang lolos seleksi administrasi telah mengikuti serangkaian uji kompetensi, meliputi tes psikologi dan wawancara yang digelar sejak Jumat hingga Sabtu (24–25/7/2026).

​Ketua Pansel Dewas PDAM Tirta Bangka, Darius membeberkan dinamika proses seleksi yang melibatkan tim penguji lintas sektor, mulai dari unsur seperti akademisi Yan Megawandi, Kepala Bappeda, Pan Budi dan satu anggota DPRD Bangka.

​"Kemarin tiga peserta sudah mengikuti tes wawancara, tapi satu orang belum mengikuti tes psikologi dikarenakan berhalangan hadir dan akan diatur ulang untuk tes psikologi dan dua peserta lainnya sudah mengikuti semua tahapan seleksi," ujar Darius kepada Bangkapos.com, Senin (27/7/2026).

​Darius juga mengungkapkan fleksibilitas yang diberikan kepada peserta dalam menjalani uji kelayakan dan kepatutan ini.

Salah satu peserta, Yudha Pranata terpaksa menjalani sesi wawancara secara daring zoom karena sedang berada di luar kota, sementara dua peserta lainnya hadir secara tatap muka.

"Masih kita akan atur ulang kapan akan dilakukan tes psikologi terhadap peserta atas nama Yudha Pranata, tapi yang penting dia sudah tes wawancara dan tinggal nunggu hasilnya," kata Darius.

​Terkait hasil akhir seleksi, Darius menyatakan bahwa pihak pansel masih harus menunggu hingga seluruh rangkaian tes benar-benar tuntas, khususnya tes psikologi susulan bagi peserta yang sempat berhalangan hadir.

​"Belum tahu hasilnya, nanti setelah semuanya selesai baru diketahui hasilnya. Kita akan rapat dengan penguji, hasilnya baru kita serahkan ke Bupati Bangka untuk ditentukan siapa yang berhak menjadi dewas PDAM Tirta Bangka," terangnya.

​Melalui seleksi ketat ini, Darius menaruh harapan besar agar figur yang terpilih nantinya benar-benar memiliki integritas dan kapasitas tinggi dalam mengawal kinerja perusahaan daerah.

​"Tentu, harapan kita mereka nanti dapat bekerja maksimal dalam melaksanakan tugas dan mengawasi PDAM Tirta Bangka menjadi perusahaan yang baik," pungkasnya.

Berikut nama-nama ketiga calon Dewas Tirta Bangka yaitu : 

1. Erwin Ismatudin

2. Gulyano Penalva

3. Yudha Pranata

Sebelumnya, Panitia Seleksi (Pansel) Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Bangka tancap gas mencari figur pengisi kekosongan jabatan, Jumat (24/7/2026) pagi.

Sebanyak tiga orang peserta dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), dipastikan beradu kompetensi dalam tahap tes psikologi dan wawancara yang digelar di Kantor Bupati Bangka.

​Ketua Pansel Dewas PDAM Tirta Bangka, Darius mengungkapkan bahwa proses penjaringan ini terpaksa dibuka menyusul mundurnya pejabat Dewas sebelumnya akibat kesibukan dan alasan kesehatan.

Merespons kekosongan Dewas PDAM Tirta Bangka, Bupati Bangka langsung memberi mandat penuh kepada pansel untuk segera mencari pengganti yang kompeten.

​Darius merinci tahapan awal seleksi telah rampung dengan hasil yang memuaskan. Seluruh pendaftar yang berjumlah tiga orang dinyatakan lolos dan memenuhi seluruh syarat administratif yang ditentukan.

​"Seleksi pertama kemarin adalah administrasi dan itu sudah selesai. Tiga calon yang mendaftar semuanya memenuhi syarat. Tahap berikutnya adalah seleksi kompetensi yang mencakup tes psikologi dan wawancara," kata Darius kepada Bangkapos.com.

Lebih lanjut ia membeberkan, rangkaian ujian kompetensi ini dijadwalkan bergulir selama dua hari penuh. Hari pertama difokuskan pada tes psikologi bersama tim psikolog profesional. Sementara hari kedua, dilanjutkan dengan sesi uji wawancara mendalam.

"Tim penguji wawancara dibentuk secara komprehensif, dengan melibatkan berbagai unsur independen dan pemerintah mulai dari perwakilan Pemerintah Daerah, akademisi perguruan tinggi hingga unsur DPRD Kabupaten Bangka, bebernya.

Selain itu ia menyebutkan, ketiga peserta yang lolos ini seluruhnya berlatar belakang sebagai ASN. Hal ini disesuaikan secara ketat dengan regulasi yang mewajibkan posisi Dewas PDAM Tirta Bangka diisi oleh unsur representasi pemerintah.

​"Karena kebutuhan Dewas di PDAM Tirta Bangka hanya satu orang, persyaratannya memang harus dari ASN sebagai wakil dari pemerintah," jelasnya.

​Setelah seluruh rangkaian tes psikologi dan wawancara selesai, pansel akan langsung merekapitulasi nilai untuk menyusun pemeringkatan (ranking).

Hasil akhir dari proses seleksi ini, nantinya tidak langsung diumumkan sebagai pemenang tunggal dan diserahkan langsung kepada Bupati Bangka sebagai pemegang kebijakan tertinggi.

​"Setelah wawancara, kita tinggal menentukan pemeringkatan. Hasil penilaian itu kita sampaikan kepada Pak Bupati. Keputusan akhir siapa yang akan ditunjuk dan ditetapkan menjadi Dewan Pengawas tetap berada di tangan Pak Bupati," ungkapnya.

"Untuk masa jabatan dewas PDAM Tirta Bangka ini, akan mengemban masa bakti dan tugas strategis selama 4 tahun ke depan untuk mengawal tata kelola perusahaan air minum daerah agar semakin optimal," jelas Darius.

(Bangkapos.com/Adi Saputra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.