Walikota Ratu Dewa Tegur PD Pasar, Soroti Banyak Pasar Tumpah yang Sebabkan Kemacetan di Palembang
Odi Aria July 27, 2026 02:52 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG– Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyoroti kinerja Perusahaan Daerah (PD) Pasar Palembang Jaya dalam menata pasar tradisional, terutama terkait keberadaan pasar tumpah yang dinilai mempersempit badan jalan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Sorotan tersebut disampaikan Ratu Dewa saat rapat evaluasi di Rumah Dinas Wali Kota Palembang beberapa waktu lalu.

Menurutnya, PD Pasar bersama para camat sebenarnya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya di kawasan yang memiliki pasar tradisional.

"PD Pasar sudah sosialisasi ke masyarakat, khususnya di lokasi pasar, dan para camat juga sudah melakukan sosialisasi. Seperti di Kecamatan Ilir Timur II, Ilir Timur I, dan Seberang Ulu. Namun masih ada pasar tumpah yang mempersempit jalan dan menyulitkan pengguna jalan," ujar Ratu Dewa.

Ia meminta PD Pasar Palembang Jaya segera mengambil langkah nyata untuk menata pedagang, lokasi parkir, serta fasilitas pendukung agar aktivitas pasar tidak mengganggu lalu lintas.

Ratu Dewa juga menilai penertiban yang dilakukan selama ini belum berjalan optimal. Salah satu contohnya adalah kondisi di Pasar Lemabang yang hingga kini masih menjadi sorotan masyarakat.

"Tolong Satpol PP lakukan pendekatan humanis terlebih dahulu. Dan Pak Dirut, mohon maaf, penertiban pasar belum optimal, contohnya di Pasar Lemabang. Saya minta ada langkah nyata dan konkret dari PD Pasar bersama camat agar pasar lebih tertib," tegasnya.

Selain penataan pedagang dan parkir, Ratu Dewa juga mengingatkan agar tidak ada oknum yang memanfaatkan kondisi di lapangan untuk kepentingan pribadi.

Ia menegaskan tidak akan segan mengambil tindakan apabila ditemukan praktik penyimpangan dalam pengelolaan pasar.

"Jangan coba-coba ada oknum dari Satpol PP, PD Pasar maupun Dishub yang bermain terkait lapak atau hal lainnya. Kalau ada yang bermain, tentu akan ditindak tegas. Inspektorat juga akan memberi perhatian terhadap persoalan ini," katanya.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Satpol PP Kota Palembang Edison menyatakan pihaknya siap mendukung penertiban pasar tradisional dan terus berkoordinasi dengan PD Pasar terkait penataan maupun relokasi pedagang.

Menurut Edison, penanganan Pasar Lemabang menjadi salah satu prioritas karena banyaknya keluhan masyarakat dan pemilik toko.

"Di Pasar Lemabang banyak komplain dari masyarakat dan pemilik toko. Kami sudah berkoordinasi dengan PD Pasar terkait pedagang pasar tumpah. Karena relokasi tidak memungkinkan, mau tidak mau aktivitas pedagang harus dibatasi," jelas Edison.

Selain Pasar Lemabang, Satpol PP juga melakukan penertiban di kawasan Pasar 26 Ilir, terutama terhadap aktivitas pasar tumpah pada dini hari.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.