Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Perjudian Toto Gelap (Togel) di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh cukup marak dari tahun ke tahun di bumi Tanah Alas Metuah.
Maraknya perjudian ini seakan-akan menjadi "ladang subur" bagi oknum-oknum yang tak bertanggung menjawab.
"Selama ini perjudian marak di Aceh Tenggara dan terkesan adanya pembiaran dan diduga ada oknum-oknum yang bermain atau diduga membekingi perbuatan maksiat perjudian di daerahnya tersebut.
Perjudian ini, kalah penasaran, menang ketagihan. Inilah makanya penting judi ditutup, karena berdampak terhadap perekonomian dan perceraian.
Kami minta kepada Polres Aceh Tenggara dibawah kepimpinan Kapolres AKBP Rujiyanto Dwi Purnomo beserta Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) kecamatan-kecamatan untuk segera menutup perjudian online maupun Togel di Aceh Tenggara.
Perjudian Togel ini lebih dahsyat dari penyalahgunaan narkoba,"ujar Ketua Komisi D DPRK Aceh Tenggara dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Tgk Marwan Husni kepada TribunGayo.com, Senin (27/7/2026).
Dikatakan, dampak maraknya perjudian togel, tentunya akan menimbulkan aksi pencurian dan gangguan Kamtibmas ditengah masyarakat, perjudian ini juga melanggar Qanun Syariat Islam.
Menurutnya, selama ini terkesan penegakkan Qanun Syariat Islam mandul di Aceh Tenggara.
"Kita percaya dibawah Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Purnomo yang baru sepekan lebih bertugas di Aceh Tenggara mampu menutup perjudian togel.
Karena ini meresahkan masyarakat dan melanggar Qanun Syari'at Islam," ujar Tgk Marwan Husni yang juga Tokoh Agama di Aceh Tenggara.
Ketua Komisi D DPRK Aceh Tenggara, Tgk Marwan Husni dari Dapil II ini, juga meminta kepada Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan bersama Kapolres Aceh Tenggara AKBP Pujiyanto Dwi Purnomo untuk mencopot atau mengevaluasi Kapolsek, apabila tidak mampu menutup perjudian togel dan sejenisnya di wilayah mereka masing-masing.
Tak hanya itu, penyalahgunaan narkoba jenis sabu, ganja dan pil ekstasi yang cukup marak dan meresahkan masyarakat juga harus diberantas.
"Jangan terkesan selama ini perjudian maupun narkoba tugasnya Polres Aceh Tenggara.
Akan, tetapi peran terpenting adalah Kapolsek yang mengetahui masing-masing wilayahnya dengan memetakan desa-desa atau daerah yang marak judi Togel dan narkoba," katanya.
Sementara itu, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Pujiyanto Dwi Purnomo melalui Kasat Reskrim Iptu Zery Irfan yang dikonfirmasi terkait perjudian togel belum menjawab pesan yang dikirim oleh Wartawan TribunGayo.com. (*)
Baca juga: Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Stabil Ditengah Penurunan Stok
Baca juga: Saiful Bahri jadi Kasi Pidsus Kejari Aceh Tenggara, GeRAK Minta Tuntaskan Kasus Korupsi Dana Desa