Militer Sudan dan Pasukan Sekutu Klaim Lumpuhkan Puluhan Kendaraan RSF
Garudea Prabawati July 27, 2026 04:38 PM

 

 
TRIBUNNEWS.COM - Pasukan sekutu militer Sudan mengklaim telah menghancurkan sedikitnya 62 kendaraan tempur milik kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF) serta menyita 54 kendaraan lainnya dalam operasi militer di Negara Bagian Kordofan Utara, Minggu (27/7/2026).

Pasukan Gabungan mengklaim operasi tersebut menimbulkan kerugian besar bagi RSF, baik dari sisi personel maupun peralatan militer.

"Operasi ini berhasil menghancurkan sedikitnya 62 kendaraan tempur milik RSF serta merebut 54 kendaraan tempur lainnya yang masih dalam kondisi baik," demikian pernyataan Pasukan Gabungan yang dikutip SUNA, mengutip Anadolu Agency, Senin (27/7/2026).

Selain itu, kelompok tersebut juga mengklaim sejumlah besar anggota RSF tewas dalam pertempuran, sementara lainnya melarikan diri dari medan tempur dengan meninggalkan perlengkapan militer.

Baca juga: Drone Turki Tembak Jatuh Jet Tempur Rafale pada Pertempuran di Sudan?

Sebelumnya, sebelum fajar pada Minggu (26/7/2026), militer Sudan juga mengklaim berhasil merebut tiga kota di Kordofan Utara, yakni Bara, Jabra al-Sheikh, dan Umm Sayala, setelah bentrokan dengan pasukan RSF.

Kota Bara dinilai memiliki nilai strategis karena berada di jalur jalan raya nasional yang menghubungkan wilayah Kordofan dan Darfur dengan ibu kota Khartoum melalui Kota Omdurman.

Wilayah tersebut diketahui berada di bawah kendali RSF sejak Oktober 2025.

Pertempuran di Kordofan Utara, Kordofan Barat, dan Kordofan Selatan terus berlangsung sejak Oktober 2025, memperluas konflik yang telah melanda Sudan sejak April 2023.

Menurut perkiraan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan sejumlah lembaga internasional, perang antara militer Sudan dan RSF telah menewaskan puluhan ribu orang serta memaksa sekitar 13 juta warga mengungsi dari tempat tinggal mereka.
 
(*)

 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.