Jangan Makan Sembarangan, Kesalahan Ini Bikin Tubuh Lemas di Pesawat
GH News July 27, 2026 07:09 PM
Jakarta -

Naik pesawat bisa memicu dehidrasi, perut kembung, hingga tubuh lelah. Para ahli menyarankan beberapa aturan makan sederhana untuk mencegah kondisi tersebut.

Kondisi lemas di pesawat dipengaruhi oleh kelembapan udara di dalam kabin yang rendah, perubahan tekanan udara, dan kadar oksigen yang berbeda dibandingkan di darat.

Karena itu, para ahli mengingatkan pentingnya memilih makanan dan minuman yang tepat sebelum maupun selama penerbangan.

Dilansir dari Fox News (27/07/2026), salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan penumpang adalah sengaja mengurangi minum agar tidak bolak-balik ke toilet.

Karena Aturan Ini, Pilot Tak Boleh Makan Sembarangan di PesawatMakanan di Pesawat Foto: Ilustrasi iStock

Padahal, kebiasaan tersebut justru meningkatkan risiko dehidrasi yang dapat memicu sakit kepala, tubuh lemas, kram otot, pusing, bahkan pada kondisi tertentu menyebabkan kebingungan dan pingsan.

Direktur Gatorade Sports Science Institute, Lindsay Baker, menyarankan agar kebutuhan cairan dipenuhi sebelum keberangkatan.

"Saat merasa haus, tubuh sebenarnya sudah mengalami dehidrasi. Lebih baik merencanakan sejak awal dan memastikan tubuh terhidrasi dengan baik sebelum memulai perjalanan pesawat. Dengan begitu, Anda tidak perlu minum dalam jumlah besar untuk mengejar kebutuhan cairan," ujarnya.

Baker juga menjelaskan bahwa air putih saja belum tentu cukup. Menurutnya, tubuh memerlukan elektrolit agar cairan yang diminum dapat dipertahankan dengan baik.

Elektrolit secara alami terdapat pada makanan seperti pisang, bayam, dan alpukat, serta tersedia dalam bentuk campuran atau tablet minuman.

Man eating sandwich in economy class in airplaneMakan di pesawat. Foto: iStock

Selain itu, penumpang yang akan naik pesawat disarankan menghindari minuman beralkohol dan konsumsi kafein berlebihan karena dapat memperparah dehidrasi.

Minuman berkarbonasi, seperti soda, air soda, maupun bir, juga sebaiknya dibatasi karena dapat menambah gas di lambung dan memperburuk perut kembung.

Pilihan makanan juga perlu diperhatikan. Hindari makanan tinggi garam, gula, serta makanan dalam porsi besar yang memperlambat proses pencernaan.

Makanan yang mudah menghasilkan gas, seperti brokoli, kubis, bawang, kacang-kacangan, lentil, dan kubis brussel, juga sebaiknya dihindari selama penerbangan.

Food served on board of business class airplane on the table. Young women having a meal on board of a plane. Tray of food in the airplane. Tray of food on the plane, business class travel.Makanan di pesawat. Foto: iStock

Ahli gizi klinis Marra Burroughs menyarankan camilan tinggi protein, seperti yogurt Yunani, telur rebus, keju, atau kacang tanpa garam.

Menurutnya, camilan tinggi gula tanpa keseimbangan zat gizi lain dapat membuat energi cepat turun. Buah dan sayuran yang kaya air, seperti semangka, anggur, mentimun, dan seledri, juga menjadi pilihan baik untuk membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi selama penerbangan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.