BLT 2026 Belum Disalurkan, 34 Warga Desa Seserai Keluhkan Lambatnya Pencairan
Apolonia Matilde July 27, 2026 09:29 PM

 

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota


POS-KUPANG.COM, BETUN - Masyarakat penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Seserai, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, mengeluhkan lambatnya penyaluran bantuan untuk tahun anggaran 2026.

Hingga akhir Juli 2026, bantuan yang dinantikan masyarakat tersebut disebut belum juga disalurkan kepada para penerima manfaat. Kondisi itu membuat masyarakat penerima BLT mempertanyakan kepastian waktu pencairan bantuan yang selama ini mereka terima secara berkala.

Sejumlah penerima manfaat yang ditemui POS-KUPANG.COM di Desa Seserai mengaku belum mendapatkan informasi terkait jadwal penyaluran BLT tahap pertama dan kedua tahun 2026.

Salah satu penerima manfaat yang meminta agar identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, pada tahun-tahun sebelumnya mereka menerima BLT secara berkala, termasuk pada tahun 2025.

"Kami terima memang tahun 2025. Biasa terima setiap enam bulan sekali. Biasa terima enam bulan sekali itu Rp 1.200.000, dengan rincian per bulan Rp 300.000," ujarnya.

Menurutnya, pola penyaluran bantuan tersebut membuat masyarakat penerima manfaat berharap agar pencairan BLT tahun 2026 juga dapat dilakukan tepat waktu. Namun, hingga memasuki akhir Juli 2026, bantuan yang menjadi salah satu sumber penopang kebutuhan ekonomi masyarakat tersebut belum juga diterima.

"Kami di Desa Seserai ini ada 34 orang penerima manfaat dari bantuan BLT. Tapi untuk tahun 2026 ini kami sama sekali belum terima. Padahal di tahun-tahun sebelumnya itu kami selalu terima tepat waktu," ungkapnya.

Ia berharap pemerintah desa dapat segera memberikan kejelasan kepada masyarakat mengenai penyebab keterlambatan penyaluran bantuan tersebut, termasuk kepastian jadwal pencairan BLT tahap pertama dan kedua.

Bagi masyarakat penerima manfaat, kepastian informasi menjadi hal penting agar mereka dapat mengetahui apakah bantuan tersebut masih dalam proses administrasi atau terdapat kendala lain yang menyebabkan penyalurannya belum dilakukan.

Sementara itu, Kepala Desa Seserai, Robertus Seran, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait keluhan masyarakat mengenai keterlambatan penyaluran BLT tersebut, ia mengatakan bahwa tencana Rabu 29 Juli 2026 baru dilakukan proses penyaluran bagi para penerima manfaat.

"Rencana hari Rabu lusa ini. Karna bendahara punya suami ada meninggal. Jadi besok baru undangannya keluar," ketik Robertus melalui pesan WhatsApp. 

Sebelumnya, POS-KUPANG.COM telah berupaya mendatangi Kantor Desa Seserai untuk mendapatkan informasi dan konfirmasi langsung terkait persoalan tersebut. Namun, saat didatangi, kantor desa tersebut dalam keadaan tertutup dan sama sekali tidak ada aktivitas petugas baik di dalam maupun di luar area kantor desa. (ito)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.