Pahami Arti Underrated dan Overrated, Jangan Sampai Tertukar
Joko Widiyarso July 27, 2026 10:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM - Di media sosial sering muncul istilah “underrated” dan “overrated”.

Keduanya merupakan istilah yang cukup membingungkan. 

Biasanya istilah ini akan muncul dalam unggahan yang membahas tentang film, lagu, makanan hingga tempat wisata.

Kedua istilah tersebut juga sering kali digunakan untuk mengungkapkan sesuatu.

Beberapa orang menggunakan istilah “underrated” untuk mengungkapkan bahwa ada sebuah film yang memiliki kualitas yang baik namun tidak banyak orang tau.

Dan istilah “overrated” banyak digunakan untuk mengungkapkan bahwa sebuah tempat wisata yang banyak dikunjungi namun pengalaman yang didapat dari tempat wisata tersebut sangat minim. 

Banyak orang menggunakan kedua istilah tersebut tanpa tahu bahwa keduanya memiliki makna yang bertolak belakang. 

Apakah Tribunners tahu apa makna dari istilah “underrated” dan “overrated”? 

Simak penjelasannya dibawah ini. 

Apa itu “underrated” dan “overrated”

27072026 underrated vs overrated 2
Seseorang telah mengetahui perbedaan kedua istilah

Secara sederhana underrated merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang dinilai memiliki kualitas yang baik, namun belum mendapatkan perhatian, pengakuan dan apresiasi yang sepadan. 

Yang berarti makna dari underrated sebenarnya yaitu istilah yang mengungkapkan  bahwa sesuatu layak mendaptkan penilaian yang lebih tinggi daripada yang diterimanya saat ini. 

Istilah ini dapat digunakan untuk berbagai hal, mulai dari karya seni, film, musik, buku, restoran, tempat wisata, hingga seseorang yang memiliki kemampuan tertentu. 

Sebagai contoh, seseorang mungkin mengatakan, "Film ini underrated, padahal jalan ceritanya sangat menarik." 

Kalimat tersebut menunjukkan bahwa menurut penuturnya, film tersebut memiliki kualitas yang baik meski belum banyak dikenal atau diapresiasi oleh masyarakat.

Contoh lainnya adalah ketika seseorang menemukan sebuah kedai kopi kecil dengan cita rasa yang memuaskan, tetapi belum ramai dikunjungi. 

Dalam situasi seperti itu, tidak sedikit orang yang menyebut tempat tersebut sebagai underrated karena kualitasnya dianggap lebih baik dibanding tingkat popularitasnya.

Sementara itu, overrated memiliki makna yang berlawanan. 

Istilah ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang dianggap memperoleh pujian, perhatian, atau popularitas yang terlalu tinggi dibanding kualitas yang dirasakan.

Misalnya, sebuah film berhasil menarik jutaan penonton dan mendapat banyak pujian di media sosial. 

Namun, setelah menonton seseorang merasa alur cerita maupun akting para pemain tidak seistimewa yang dibicarakan banyak orang. 

Dalam kondisi tersebut, ia mungkin akan mengatakan bahwa film tersebut overrated.

Hal serupa juga sering ditemukan dalam ulasan mengenai makanan, tempat wisata, maupun produk tertentu. 

Sebuah restoran yang viral di media sosial, misalnya, bisa saja disebut overrated apabila pengunjung merasa rasa makanan maupun pelayanannya tidak sesuai dengan ekspektasi yang telah dibangun oleh popularitasnya.

Penting untuk dipahami bahwa penggunaan kedua istilah tersebut sangat bergantung pada sudut pandang masing-masing individu. 

Penilaian mengenai apakah sesuatu tergolong underrated atau overrated bukanlah fakta yang bersifat mutlak, melainkan opini yang dipengaruhi oleh pengalaman, selera, kebutuhan, maupun harapan setiap orang.

Sebagai contoh, seseorang mungkin menganggap sebuah film sebagai overrated karena tidak menyukai genre yang diangkat. 

Sementara itu, orang lain justru merasa film tersebut layak memperoleh berbagai penghargaan karena sesuai dengan selera mereka. 

Begitu pula dengan musik. 

Lagu yang dianggap biasa saja oleh sebagian orang dapat menjadi karya yang sangat berarti bagi pendengar lainnya.

Perbedaan pendapat seperti ini merupakan hal yang wajar. 

Setiap orang memiliki latar belakang, pengalaman, dan preferensi yang berbeda dalam menilai suatu karya maupun produk.

Selain memahami arti keduanya, penting pula mengetahui perbedaan antara underrated dengan istilah "tidak terkenal". 

Banyak orang mengira sesuatu yang belum populer otomatis termasuk underrated. 

Padahal, belum tentu demikian.

Sesuatu yang belum dikenal luas hanya menunjukkan bahwa popularitasnya masih rendah. 

Namun, agar dapat disebut underrated, sesuatu tersebut perlu memiliki kualitas yang dinilai lebih baik daripada apresiasi yang diterimanya. 

Artinya, terdapat anggapan bahwa kualitasnya belum memperoleh pengakuan yang semestinya.

Begitu pula dengan overrated. 

Istilah ini bukan berarti sesuatu tersebut memiliki kualitas yang buruk. 

Sebuah karya atau produk tetap dapat memiliki kualitas yang baik, tetapi ada orang yang menilai popularitas atau pujian yang diterimanya terlalu berlebihan jika dibandingkan dengan pengalaman yang mereka rasakan.

Karena itulah, penggunaan kedua istilah tersebut sebaiknya disampaikan sebagai pendapat pribadi, bukan sebagai kesimpulan yang berlaku bagi semua orang. 

Menambahkan alasan ketika menyebut sesuatu sebagai underrated atau overrated juga dapat membuat opini menjadi lebih jelas dan mudah dipahami.

Underrated dan overrated merupakan dua istilah yang sama-sama digunakan untuk menyampaikan opini terhadap sesuatu, tetapi dengan makna yang berbeda. 

Underrated merujuk pada sesuatu yang dinilai memiliki kualitas baik namun kurang mendapat apresiasi, sedangkan overrated menggambarkan sesuatu yang dianggap memperoleh popularitas atau pujian melebihi kualitas yang dirasakan. 

Dengan memahami perbedaan keduanya Tribunners dapat membantu masyarakat menggunakan istilah tersebut secara lebih tepat sekaligus menghargai bahwa setiap orang berhak memiliki sudut pandang yang berbeda. (MG Eka Robiatul Adawiyah)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.