Kebakaran Bengkel Mebel di Jatiasih Gara-gara Bakar Sampah, 6 Mobil Damkar Terjun ke TKP
Ferdinand Waskita Suryacahya July 27, 2026 11:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM  - Si Jago Merah melalap bengkel tempat produksi mebel dan kusen di Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi pada Senin (27/7/2026). 

Sebanyak enam mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian untuk menjinakkan api.

Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah tidak jauh dari lokasi kejadian.

Api dari pembakaran itu kemudian diduga dengan cepat merambat ke tumpukan serbuk kayu di lokasi usaha dan langsung terjadi pembakaran.

Komandan Pleton 8 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Heri Buhori mengatakan kebakaran itu melalap hampir seluruh bangunan yang juga digunakam sebagai tempat tinggal.

"Api diduga berasal dari pembakaran sampah di bagian belakang, kemudian merembet ke serbuk-serbuk kayu. Karena lokasi merupakan tempat produksi mebel, api dengan cepat membesar," kata Heri dikutip dari Wartakota, Senin (27/7/2026).

Heri menjelaskan pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman setelah menerima laporan dari warga sekitar.

Sehingga kobaran api tidak merambat ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi.

"Total enam unit mobil pemadam berkapasitas 3.000 liter diterjunkan untuk memadamkan api, dibantu satu unit rescue," jelasnya.

Proses pemadaman disampaikan Heri berlangsung sekira satu jam.

Lalu untuk proses pendinginan memakan waktu kurang lebih dua jam hingga api dipastikan benar-benar padam.

Hingga proses pemadaman dan pendinginan selesai, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

"Beberapa kejadian kebakaran belakangan ini dipicu oleh pembakaran sampah. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah di sekitar rumah atau tempat usaha, terlebih saat cuaca sedang panas dan berangin," pungkasnya.

Sementara seorang warga, Sarwadi juga menyatakan kalau kebakaran diduga karena dipicu aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan pemilik usaha.

Api perlahan terus membesar hingga akhirnya warga melaporkannya ke Damkar.

"Awalnya saya liat apa sudah mulai membesar gara-gara ada yang bakar sampah bakar sampah sedikit langsung api peran membesar dan saya langsung telepon pemadam dan mungkin karena di sini kayu jadi gampang terbakar," papar Sarwadi di lokasi, Senin (27/7/2026).

Bangunan yang dipenuhi kayu membuat api dengan mudah membesar.

Meski demikian, api berhasil dipadamkan petugas Damkar.

"Ini lokasi untuk pembuatan mebel kursi banyak sekali di sini ini juga sekalian rumah tapi dominan kayu," pungkasnya. 

Berita Terkait

  • Baca juga: Terjebak di Kamar, 2 Anak Meninggal dalam Kebakaran di Pulogadung Jaktim

  • Baca juga: Kebakaran Hebat di Pulogadung, Warung Kopi dan Bengkel Furniture Hangus Dilalap Api

  • Baca juga: 10 ABK Selamat dalam Kebakaran KN SAR Ramawijaya, Basarnas Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.