Andrea Pirlo menegaskan dirinya 'bukan lagi kandidat' untuk menjadi pelatih Italia setelah kaitannya dengan perusahaan taruhan terungkap
Rina Kusumawati July 28, 2026 12:40 AM

Andrea Pirlo telah mengonfirmasi secara resmi bahwa dirinya sudah tidak lagi masuk dalam persaingan untuk menjadi pelatih kepala tim nasional Italia berikutnya. Mantan gelandang Juventus dan AC Milan itu mengungkapkan “kepedihan” yang mendalam setelah kemungkinan penunjukannya terganjal persoalan seputar kerja sama komersialnya dengan sebuah perusahaan taruhan.

Penunjukan impian yang berubah menjadi pahit

Pirlo sempat muncul sebagai kandidat terdepan untuk memimpin kebangkitan Azzurri setelah nama-nama besar seperti Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti menjauh dari posisi itu. Laporan bahkan menyebutkan bahwa Pirlo telah menyepakati kontrak berdurasi empat tahun senilai €1,5 juta per musim untuk mengambil alih kursi pelatih. Namun, langkah tersebut kini runtuh secara mengejutkan, membuat FIGC harus mencari arah baru justru ketika mereka tampaknya sudah menemukan sosok yang diinginkan. Pencalonan pria berusia 47 tahun itu didorong oleh direktur teknik FIGC, Paolo Maldini, serta penasihat khusus Leonardo, yang sama-sama ingin membawa mantan rekan setim mereka di AC Milan itu ke dalam struktur tim.

Penjelasan soal kontroversi taruhan

Hambatan utama ternyata adalah peran Pirlo sebagai duta merek global untuk perusahaan taruhan Rusia, Fonbet. Dengan Italia menerapkan aturan ketat terkait iklan dan promosi entitas perjudian, hubungannya dengan perusahaan tersebut menciptakan konflik kepentingan besar untuk posisi yang terkait dengan negara. Pirlo akhirnya memecah kebisuannya melalui sebuah pernyataan yang diunggah di Instagram Story setelah mengetahui bahwa dirinya tidak lagi dipertimbangkan untuk jabatan itu.

“Demi menghormati institusi, federasi, dan semua pihak yang terlibat, saya memilih untuk tetap diam sampai sekarang,” tulis Pirlo dalam pernyataannya. “Namun, setelah mengetahui tadi malam bahwa saya bukan lagi kandidat untuk posisi pelatih kepala tim nasional Italia, saya merasa perlu untuk menjelaskan beberapa hal.

“Selama beberapa hari terakhir, saya menyaksikan dengan kepedihan besar bagaimana perdebatan mengenai nama saya dan kemungkinan saya mengambil alih peran sebagai pelatih kepala tim nasional Italia berkembang.

“Sepanjang karier saya, pertama sebagai pemain lalu sebagai pelatih, saya selalu menjalankan tugas saya dengan penuh penghormatan terhadap hukum negara tempat saya bekerja dan kontrak yang saya tandatangani.

“Kerja sama profesional yang menjadi bahan kontroversi belakangan ini muncul sebagai bagian dari pengalaman kerja saya di Uni Emirat Arab dan semata-mata bersifat komersial serta olahraga.”

Pirlo menolak tafsir politik atas hubungan bisnisnya

Pemenang Piala Dunia 2006 itu menegaskan bahwa tidak ada makna politik di balik kerja sama komersialnya dan mengkritik upaya untuk menggambarkannya sebaliknya.

Pirlo melanjutkan: “Memberikan makna politik pada kerja sama ini berarti menempelkan keyakinan kepada saya yang tidak pernah saya ungkapkan dan memang tidak saya anut... Sangat disayangkan bahwa sebuah keputusan yang didasarkan pada pertimbangan olahraga dengan cepat diseret ke dalam perdebatan publik yang akhirnya mengatribusikan motif dan niat pada nama saya yang tidak pernah ada. Cinta saya kepada Italia tidak bergantung pada sebuah pekerjaan.”

MENYUKAI CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak laporan kami

Apa langkah berikutnya untuk Azzurri?

Gagalnya kesepakatan Pirlo secara mendadak membuat Maldini dan FIGC berada dalam posisi sulit. Federasi semula berencana menggelar pertemuan internal pada Selasa yang banyak diperkirakan akan menjadi panggung pengumuman resmi. Sebaliknya, mereka kini harus memulai lagi pencarian dari nol dengan kampanye UEFA Nations League yang sudah di depan mata.

Meski menyampaikan “kepedihan” dalam pernyataannya, Pirlo tetap berhati-hati untuk menjaga hubungannya dengan para petinggi federasi. “Saya ingin berterima kasih kepada Maldini dan Leonardo atas rasa hormat dan kepercayaan yang mereka tunjukkan kepada saya,” tambahnya. “Saya tahu kompetensi mereka, keseriusan mereka, dan kecintaan yang selalu mereka curahkan untuk sepak bola Italia.”

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.