TRIBUNCIREBON.COM - Konflik pasca perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah belum kunjung menemukan titik terang.
Keduanya masih berseteru, baik Sarwendah maupun Ruben Onsu masing-masing memperjuangkan hak asuh anak.
Seblumnya, Ruben Onsu dan Sarwendah dikenal sebagai pasangan selebritis yang harmonis.
Namun siapa sangka, rumah tangga yang dibina keduanya kini berakhir huru-hara yang belum kunjung terselesaikan.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menjelaskan bahwa sebelumnya sempat muncul wacana untuk menyelesaikan persoalan tersebut melalui mediasi di luar proses persidangan.
Namun, rencana itu otomatis gugur setelah gugatan hak asuh anak resmi diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"Harusnya mediasi di luar persidangan itu adalah hal yang lazim. Tapi untuk dalam kasus ini itu kan sepertinya sudah tertutup gitu," kata Minola.
Minola mengungkapkan, sebelum gugatan didaftarkan, sebenarnya sudah ada upaya mempertemukan Ruben Onsu dan Sarwendah di luar jalur hukum.
Pertemuan tersebut diinisiasi oleh pihak Sarwendah sebagai bentuk ikhtiar untuk mencari solusi atas persoalan yang tengah dihadapi kedua belah pihak.
Namun, rencana itu tidak pernah terealisasi lantaran Ruben lebih dahulu melayangkan gugatan hak asuh anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"Kenapa tertutup? Karena mereka sudah kirim undangan join meeting, artinya kan itu sama dengan mediasi di luar persidangan. Nah, itu pilihannya mereka dan kami hormati, maka kami mengatakan konfirmasi akan hadir," terang Minola.
Baca juga: Pihak Sarwendah Putuskan Buka Opsi Co-Parenting dengan Ruben Onsu
Meski demikian, Minola menegaskan bahwa langkah hukum yang ditempuh Ruben juga patut dihormati oleh pihak Sarwendah.
Menurutnya, setelah gugatan bergulir di pengadilan, mekanisme penyelesaian perkara akan mengikuti proses hukum yang berlaku, termasuk melalui agenda mediasi yang menjadi bagian dari tahapan persidangan bagi kedua belah pihak.
"Tapi kan dia nggak boleh cegah kalau misalnya Ruben ingin melakukan upaya yang lain yaitu upaya hukum."
"Sidang pertama gugatan hak asuh anak itu tanggal 15 dan biasanya itu juga ada mediasinya yang di bawah kontrol daripada pengadilan. Nah, mereka membatalkan," beber Minola.
Sarwendah dan Ruben diketahui masih terlibat konflik terkait masalah anak.
Ruben awalnya melayangkan protesnya lantaran tak mendapatkan haknya untuk bertemu kedua putrinya sejak cerai pada 2024, lalu.
Masalah tersebut kemudian melebar ke persoalan nafkah, hingga Ruben berhenti memberikan nafkah bulanan sejak enam bulan terakhir.
Perseteruan keduanya justru terus memanas hingga Ruben mengajukan gugatan hak asuh.
Kini Ruben tengah berjuang untuk merebut hak asuh, sementara Sarwendah juga ingin mempertahankannya.