Dinkes Kota Sorong Gelar Sosialisasi Percepatan Eliminasi Malaria
Petrus Bolly Lamak July 28, 2026 01:38 PM

 

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sorong menggelar Sosialisasi Percepatan Eliminasi Malaria di Rylich Panorama Hotel, Jalan Sam Ratulangi No. 55, Kelurahan Klasuur, Distrik Sorong, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan ini diikuti perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), akademisi, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, serta berbagai pemangku kepentingan sebagai upaya memperkuat sinergi menuju Kota Sorong bebas malaria.

Baca juga: Karhutla Kembali Terjadi di Suprau Kota Sorong: BPBD Tetapkan Status Siaga 6 Bulan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong Jemimah Elisabeth Lobat mengatakan, malaria masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang membutuhkan perhatian dan keterlibatan semua pihak.

"Malaria masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian kita bersama. Penyakit ini tidak mengenal status sosial, sehingga upaya penanganannya juga harus dilakukan secara bersama-sama," ujarnya.

Menurut Jemimah, eliminasi malaria tidak dapat diwujudkan hanya oleh sektor kesehatan.

Dukungan pemerintah daerah serta kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan.

Ia menjelaskan, sejumlah OPD memiliki peran strategis dalam mendukung pengendalian malaria, di antaranya melalui pembangunan drainase, perbaikan sanitasi, dan penataan lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab malaria.

"Kalau saluran air tidak dibangun dengan baik atau lingkungan tidak dibersihkan, maka itu akan menjadi tempat nyamuk berkembang biak. Karena itu, peran dinas teknis, lingkungan hidup, hingga masyarakat sangat penting," katanya.

Selain pemerintah, Jemimah juga mengajak akademisi, dunia usaha, lembaga swadaya masyarakat (LSM), PKK, tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan malaria.

Baca juga: Timpora Sorong Amankan Tiga Warga Asing di Kelurahan Tampa Garam Kota Sorong

Menurutnya, keberhasilan eliminasi malaria sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, melakukan pemeriksaan dini saat mengalami gejala, serta menjalani pengobatan sesuai standar.

"Kalau hanya Dinas Kesehatan yang bekerja, tentu tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat dan lintas sektor. Karena itu, komitmen, koordinasi, dan kolaborasi harus terus diperkuat," tegasnya.

Baca juga: ASN Kota Sorong Diimbau Tidak Membakar Sampah Selama Musim Kemarau

Melalui sosialisasi ini, Dinkes Kota Sorong berharap seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama mengenai strategi percepatan eliminasi malaria, mulai dari peningkatan penemuan kasus, pengobatan sesuai standar, pengendalian vektor, hingga pemberdayaan masyarakat.

Jemimah optimistis target nasional mewujudkan Kota Sorong bebas malaria dapat tercapai apabila seluruh pemangku kepentingan terus bersinergi dan menjalankan program secara terpadu, berkelanjutan, serta berbasis data. (tribunsorong.com/ismail saleh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.